
Ratahan – Massa dari PDIP memenuhi Ratahan dalam kampanye pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati James Sumendap dan Ronald Kondoli (JS-RK).
Dengan semangat perubahan, ribuan massa tersebut datang untuk mendengarkan visi dan misi pasangan yang diusung oleh partai yang dipimpin Megawati Soekarno Putri tersebut.
Hadir dalam kampanye ini Politisi senior PDIP yang juga anggota DPR RI
Dalam orasinya, Olly menjanjikan jika rakyat Mitra memilih JS-RK maka dirinya akan memperjuangkan 100 Miliar untuk Dana Alokasi Umum (DAU) di APBN untuk Minahasa Tenggara.
“Jika Rakyat Mitra memilih JS-RK maka kami akan memperjuangkan Dana Alokasi Umum di APBN sebesar 100 Miliar untuk Mitra. Bukan hanya itu tetapi setiap desa akan 350 juta dari APBN-P tahun ini juga. Selain itu penambahan sarana olahraga dan program 1 Miliar untuk setiap desa,” tutur Olly Dondokambey.
Massa pun antusias mendengarkan orasi yang disampaikan oleh kedua calon tersebut. Hadir juga untuk mendukung pasangan pilihan rakyat ini Bupati Bolsel Herson Mayulu, Bupati Minahasa Jantje Wowiling Sajow, Wakil Bupati Sangihe Jabes Gaghana dan puluhan pengurus PDIP se Sulawesi Utara. (jfm)

butul itu @orang biasa… sampai saat ini sayapun tidak pernah mendengar ada Anggota DPR wakil SULUT yang seperti OD…. itupun di janjikan untuk Rakyat Mitra, bukan cuma PDIP…
@dari koran betul itu ngana bilang nda salah
samua anggota dewan pasti memprioritaskan depe konstituen2
bukan cuma OD tp samua…
kalo OD masih mendingan lobi anggaran di pusat for sulut,,,
mar kalo yang laen2 dang so beking apa dorang ??? kita nda mw tulis nama sapa2 dorang,… ngoni kan so tau itu :p
jadi torang must b pikir jernih
mar kalo mw jujur masih dia lbe banya kase kontribusi for sulut daripada utusan2 sulut yang laen
correct me if I’m wrong
Ini kali OD dan partainya tako kase kase kucur itu doi arisan di MITRA soalnya dia tau kalo depe ayam kali ini ayam kampung biasa bukan ayam bangkok ato ayam filipina for mo kase manyabung. Kata tepat for James bon: janji-janji tinggal janji tapi — jalan turus…
Dengan undang2 yg ada, akan sangat sulit untuk membuktikan money politik dalam pilkada2 di NKRI…Susah om, gimana caranya?
Kejadian “money politik” di negara2 demokrasi besar bahkan lebih parah.
Dan walaupun didukung dengan UU yg lebih baik dari kita masih tetap sulit mencari dasar untuk menjerat secara hukum..
Kalau pemanfatan moment politik macam memberikan uang cash BLT ketika menaikan harga BBM yang notabene menguntungkan partai tertentu pada pemilu 2014 dianggap MONEY politics, BArulah kita boleh saja menggolongkan bagi2 doi sebelum dan sesudah pilkada sebagai money politic!
MK tahu tuh jawabannya
*****
I like politics, I hate nepo!
OD ini wakil rakyat SULUT ato cuma wakil rakyat for PDIP?? memang dia jadi lewat PDIP, mar kalo so duduk di DPR itu so wakil seluruh rakyat SULUT.
dan satu hal lagi, OD buka kartu cuma kase kucur doi kalo ada kepentingan, kalo nda, anggaran2 ditahan sama mereka anggota Banggar
Mar ta rasa masih wajar2 kwa tu kampaye2 bagini dan ini terjadi di semua negara di dunia ini.
KLo si ADM jagonya golkar berkampanye untuk calon separtai, so pasti nda mau dia obral2 janjikan anggaran. Paling bisa ya sesuai dengan bidangnya di DPR (nintau di komisi apa sto dia).
Jadi kalu katu tu om diatas janji2 anggaran ya wajar saja, dia sto tu mo teken kwa….io toh.
KOng doi kesal kemudian nda usahakan atau teken lei, embang tre tu doi..
Bangka tu dada memang mikirin para politikus pe klakuan..:(
“Kalau doski anak nakal, bukan berarti dia petamang atau musuh sekalipun anak bae2 samua”
Alias taibalao samua!
Terserah jo mo pilih tu taibalao yang mana.
Banyak lucu2, kong sebagian rupa pongoh deng so bingo2 nda sadar yang mana beliau adalah politician….:)
“Politics is not a game. It is an earnest business”.
Winston Churchill
Pilih aja M2T, tau tau yg dia janjikan 100 jt per desa uang pribadi, hasil usaha kerasnya selama ini. Bukan dari APBN, APBD seperti oly pe janji.
boss…..inikan panggung politik bagai mancing aja, lempar umpan kalo ikan makan ya udah itulah riwayatnya….
sumpah kecap kan dikampanye boss…
kalo mau jujur dan curhat di facebook aje …..status galau ama OD
iyo katu, Olly pe janji, dia yang punya doi toh!!!!!
Dari APBN/APBD nanti buat Mitra, berapa persen dari dana itu maso ka popoji ODB?????
@ratatotok boys..
Molanjutkan T2 yg so terindikasi Korupsi nyanda do kang…
Tuhan pasti kasih yg terbaik buat Kab. Mitra utk menjadi Pemimpin
Masyarakat Mitra sekarang sudah tidak bodoh dan tidak mau menjual harga diri dengan Rp 100 Riau lalu menderita 5 tahun, masyarakat masih menginginkan Pemimpin yang takut akan TUHAN, mari rakyat Mitra kita bersatu agar kita tidak memilih pemimpin yang akan membuat anak cucu kita nanti sengsara, tidak usah dengar janji janji OD dengan uang karena namanya uang untuk tetap akan ke rakyat juga siapa pun pemimpinnya apalagi OD sudah terlibat kasus korupsi dan sekarang lagi di proses di KPK, jadi mari kita pilih Pemimpin yang takut akan TUHAN, T2 lanjutkan. Samua yang di janji kan itu bukan uang pribadi, uang itu sudah menjadi hak kita rakyat dimana pun kita berada jadi iiingaaat ituuu.
Satu hal lagi…
jika dilapangan ada oknum memberikan UANG 100Rb untuk seseorang agar memilih JS-RK…
kali ini diatas panggung kampanye…OD dengan TAK ADA RASA MALU…
berjanji MEMBERIKAN UANG 100M agar memilih JS-RK.
apakah einstein selama ini salah tentang OD-PDIP…???
apa yang dilakukan OD selama ini semakin menunjukkan dirinya tak berkelas sebagai Top Eksekutif karena jika bukan berada pada Banggar OD…TIDAK ADA APA-APANYA…!!!
coba saja tanyakan pada OD sebagai oknum PDIP darimana asal uang yang dijanjikan pada massa PDIP di mitra…????
kalau ia mengatakan bahwa dirinya adalah anggota Banggar DPR RI…
sekali lagi dia harus sadar itu adalah UANG NEGARA dan sebagai Wakil Rakyat…dana tersebut harus dijanjikan pada masyarakat Minahasa Tenggara…bukan pada masa PDIP.
perlakuan OD menimbulkan sentimen dan akan menjadi bumerang untuk PDIP karena akan timbul pemikiran masyarakat bahwa PDIP sudah bermain CURANG dalam BANGGAR…!!!
OD memang orang tak TD…
dia lupa siapa dirinya…
WAKIL RAKYAT…
dan uang dihamburkan dengan janjinya itu adalah UANG NEGARA atau UANG RAKYAT INDONESIA…
emangnya pikirnya itu uangnya mbah megol ya…atau nenek moyangnya kali bisa dijanjikan seenaknya…
kalau memang dana yang dikatakannya itu 100M untuk DAU dan 350M untuk desa bisa direalisasikan…mengapa selama ini dia cuma diam saja dan tak melakukan hal yang diomonginnya itu…
OD jangan membuat keresahan dan kerisauan dalam masyarakat yang berpikir bahwa uang Negara ternyata bisa dipermainkan oleh oknum-oknum partai…
tahu diri dong OD..
kau berdiri diatas panggung kampanye sebagai oknum Partai bukan sebagai anggota DPR RI..!!!
jangan memutarbalikan sistem yang sudah jalan dengan menggunakan pikiran dangkalmu itu…!!!
manusia seperti anda punya obsesi ingin menjadi No.1 di Sulawesi Utara…???? mimpi kaleeeee….
Obral janji terua ni oly.. nda di sitaro mitra sma saja.. wkqkkq