
Semangat membangun kemandirian pangan menjadi pesan utama yang disampaikan Ketua DPD PDI Perjuangan Sulawesi Utara, Olly Dondokambey, saat membuka rangkaian kegiatan Bulan Bung Karno di Tondano.
Di hadapan kader partai dan masyarakat yang hadir, mantan Gubernur Sulawesi Utara dua periode itu mengingatkan pentingnya memperkuat ketahanan pangan mulai dari lingkungan keluarga.
Menurutnya, masyarakat perlu mulai membiasakan diri menyiapkan berbagai sumber pangan alternatif sebagai langkah antisipasi menghadapi tantangan pangan di masa depan.
“Ketahanan pangan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat. Kesiapan sejak sekarang akan membuat kita lebih kuat menghadapi berbagai kemungkinan yang dapat memengaruhi ketersediaan pangan,” ujarnya.
Olly menegaskan, PDI Perjuangan memiliki tanggung jawab moral untuk mendukung berbagai program pemerintah, terutama yang berkaitan dengan kesejahteraan rakyat dan kemandirian pangan.
Karena itu, kader partai diminta hadir di tengah masyarakat untuk memberikan edukasi dan mendorong pemanfaatan potensi pangan lokal.
Dorong Kepala Daerah Perkuat Sektor Pertanian Sulut
Ia juga mengajak seluruh kepala daerah di Sulawesi Utara untuk memperkuat sektor pertanian melalui penyediaan bibit unggul dan program-program yang dapat meningkatkan produksi pangan daerah.
Langkah tersebut dinilai penting untuk mewujudkan swasembada pangan sekaligus menjaga stabilitas kebutuhan masyarakat.
Menurut Olly, kekayaan sumber daya alam yang dimiliki Sulawesi Utara harus dimanfaatkan secara maksimal.
Berbagai komoditas lokal seperti jagung, ubi, sagu, dan tanaman pangan lainnya dapat menjadi pilihan strategis untuk memperkuat ketahanan pangan keluarga.
“Pangan lokal harus terus dikembangkan. Jika suatu saat terjadi gangguan distribusi atau tantangan global, masyarakat sudah memiliki alternatif dan tidak sepenuhnya bergantung pada satu jenis bahan pangan,” katanya.
Pesan Kemandirian Pangan di Bulan Bung Karno
Pesan tersebut menjadi salah satu poin penting dalam peringatan Bulan Bung Karno tahun ini, yang tidak hanya mengenang pemikiran sang Proklamator, tetapi juga mengajak masyarakat menerapkan semangat kemandirian dan gotong royong dalam kehidupan sehari-hari.
