
Jan Maringka (kanan) bersama Pengurus Yayasan Bantuan Hukum GPIB
Penulis: Frangki Wullur | Jakarta
Warga Kawanua di Jakarta dan sekitarnya kini ketambahan satu lagi lokasi baru untuk memenuhi selera kuliner dengan menu khas Manado.
Tempat ini dinamakan House of Meimo, sebuah sebutan yang memadukan istilah dalam bahasa Inggris dan Minahasa yang mengandung arti ajakan untuk makan di rumah.
Jan Maringka, salah satu warga Minahasa yang kini berusaha di bidang kuliner seperti Rarampa resto dan minuman Cap Tikus mengatakan bahwa House of Meimo bukan sekedar tempat makan bagi warga Kawanua.
“Tempat ini juga terbuka untuk umum warga dari etnis lain yang gemar dengan makanan khas Manado,” ungkap Jan Maringka.

Ian Maringka bersama Denny Tewu dan Roy Pantau para lawyer di Jakarta
Ditambahkannya, bahwa House of Meimo juga dapat menjadi tempat ‘bakudapa’ (pertemuan) warga Kawanua Jakarta dan sekitarnya untuk diskusi atau ibadah untuk mempererat persaudaraan.
“Jadi untuk warga Kawanua yang rindu masakan Minahsa tapi belum bisa pulang kampung karena kesibukan pada pekerjaan, House of Meimo adalah tempatnya. Inga makanan Manado, Inga House Of Meimo,” ajak Jan Maringka.
House of Meimo sendiri berlokasi di Jl. Raden Saleh No. 8 Jakarta Pusat, tidak jauh dari RS PGI (*)
