
Penulis: Tim Redaksi
Peta kekayaan konglomerat Indonesia kembali mencatat perubahan menarik.
Berdasarkan data Forbes Real Time Billionaires yang diperbarui Jumat, 4 Juli 2026 pukul 09.45 EDT, Low Tuck Kwong kokoh di puncak sebagai orang terkaya Indonesia, sementara nama lama Sukanto Tanoto kembali masuk ke jajaran 10 besar dalam versi Forbes.
Dinamika ini mencerminkan pergerakan harga saham dan komoditas global yang terus memengaruhi valuasi kekayaan para taipan nasional secara real time.
Low Tuck Kwong Kokoh di Puncak
Pemilik PT Bayan Resources, Low Tuck Kwong, mempertahankan posisinya sebagai orang terkaya Indonesia dengan total kekayaan USD 16,2 miliar, menempatkannya di peringkat ke-179 dunia.
Kekayaan Low bersumber dari bisnis batu bara Bayan Resources yang tetap menjadi salah satu tambang batu bara terbesar di Asia Tenggara.
Di posisi kedua, R. Budi Hartono dari Djarum Group dan Bank BCA mencatatkan kekayaan USD 15 miliar (peringkat ke-198 dunia).
Prajogo Pangestu, pendiri Barito Pacific Group, berada di posisi ketiga dengan kekayaan USD 14,5 miliar (peringkat ke-208 dunia).
Sebagai catatan, pada Mei 2026 kekayaan Prajogo Pangestu masih tercatat USD 20,9 miliar.
Koreksi nilai kekayaannya dalam dua bulan terakhir mencapai lebih dari USD 6 miliar, sejalan dengan tekanan harga saham di sektor petrokimia dan energi — dipicu keluarnya sejumlah saham Barito Group dari indeks MSCI yang memicu aksi jual massal investor asing.
Kondisi ini adalah dinamika pasar yang lumrah terjadi pada portofolio berbasis komoditas.
Sukanto Tanoto: Nomor 1 Bloomberg, Kini Masuk 10 Besar Forbes
Satu nama yang menarik perhatian dalam pembaruan 4 Juli 2026 ini adalah Sukanto Tanoto.
Pendiri Royal Golden Eagle (RGE) ini masuk ke 10 besar orang terkaya Indonesia versi Forbes di posisi ke-10 dengan kekayaan USD 4 miliar (peringkat ke-1.070 dunia).
Marina Budiman dari DCI Indonesia tetap bertahan sebagai satu-satunya perempuan dalam daftar, di posisi ke-8 dengan kekayaan USD 5,5 miliar.
Sumber: Forbes Real Time Billionaires, diperbarui 4 Juli 2026, 09.45 EDT
- Low Tuck Kwong
Pemilik Bayan Resources yang bergerak di industri energi dan batu bara ini tercatat memiliki kekayaan USD 16,2 miliar, menempatkannya di peringkat ke-179 orang terkaya dunia.
- R. Budi Hartono
Saudara dari almarhum Michael Hartono, pemilik Bank BCA dan kelompok usaha Djarum ini ditaksir memiliki kekayaan USD 15 miliar, dengan peringkat ke-198 dunia.
- Prajogo Pangestu
Pendiri kelompok usaha Barito Pacific yang bergerak di sektor petrokimia dan energi ini diperkirakan memiliki kekayaan USD 14,5 miliar, berada di peringkat ke-208 dunia.
