Berita Utama

Perjuangan Rano Bororing Berbuah Manis, Putra Sulut Lolos Jadi Panitia Piala Dunia 2026

Perjuangan Rano Bororing Berbuah Manis, Putra Sulut Lolos Jadi Panitia Piala Dunia 2026
Rano Bororing

Penulis: Sri Surya

Ketekunan dan kesabaran mengantarkan putra Kawanua, Rano Bororing, menjadi bagian dari ajang sepak bola terbesar di dunia.

Pria asal Tomohon, Sulawesi Utara, itu berhasil lolos sebagai relawan atau panitia pendukung Piala Dunia FIFA 2026 yang akan digelar di Boston, Amerika Serikat.

Perjalanan Rano menuju panggung dunia tidaklah mudah. Ia harus melewati serangkaian tahapan seleksi yang berlangsung selama berbulan-bulan dengan tingkat persaingan yang sangat ketat.

Proses pendaftaran dimulai pada Agustus 2025 melalui aplikasi resmi yang disediakan panitia. Setelah lolos tahap administrasi, Rano mengikuti wawancara melalui telepon pada September 2025.

“Pada tahap wawancara, kami ditanya mengenai latar belakang pribadi, pengalaman, serta dilakukan pemeriksaan data dan rekam jejak. Meski hanya sekitar 10 menit, saya tetap mempersiapkan diri dengan serius,” ujar Rano kepada BeritaManado.com melalui sambungan telepon.

Tahapan berikutnya berlangsung pada Desember 2025. Para kandidat yang lolos diwajibkan mengikuti try out lapangan selama empat jam dengan jadwal yang telah ditentukan panitia.

Tantangan belum berakhir. Dalam waktu maksimal 72 jam setelah try out, seluruh peserta wajib menyelesaikan tes asesmen daring yang berisi hampir 100 soal.

“Bagian ini cukup menegangkan karena waktu yang diberikan terbatas. Kalau tidak selesai dalam tiga hari, otomatis gugur. Saya benar-benar meluangkan waktu untuk menyelesaikannya dengan baik,” kata Rano.

Setelah menunggu selama beberapa bulan, pengumuman akhir yang sempat tertunda akibat kendala perizinan stadion di Boston akhirnya diumumkan. Kabar tersebut menjadi momen yang tak terlupakan bagi Rano.

“Ketika menerima pemberitahuan bahwa saya dinyatakan lolos, saya sangat bersyukur. Semua proses yang panjang dan melelahkan akhirnya terbayar. Saya bangga bisa membawa nama Indonesia, khususnya Sulawesi Utara, dalam ajang sebesar Piala Dunia,” ungkapnya.

Perjuangan Rano Bororing Berbuah Manis, Putra Sulut Lolos Jadi Panitia Piala Dunia 2026
Rano Bororing

Persaingan dalam seleksi relawan Piala Dunia 2026 di Boston memang tidak main-main. Dari sekitar 9.500 pendaftar, hanya 3.500 orang yang diterima. Artinya, sekitar 6.000 peserta harus tersingkir dalam proses seleksi tersebut.

Karena itu, Rano mengaku kebahagiaan yang dirasakannya sulit diungkapkan dengan kata-kata.

Baginya, kesempatan terlibat langsung dalam perhelatan sekelas Piala Dunia merupakan pengalaman yang sangat berharga.

“Ini salah satu momen paling membahagiakan dalam hidup saya. Saya tidak akan menukar kesempatan ini dengan jumlah uang berapa pun,” tegasnya.

Kecintaan Rano terhadap sepak bola memang telah tumbuh sejak kecil. Ia mengaku mulai bermain sepak bola sejak usia lima tahun dan terus menekuni olahraga tersebut hingga dewasa.

Selain aktif bermain bersama teman-teman, Rano juga kerap mengikuti berbagai turnamen yang digelar di sejumlah daerah.

Tak heran jika kesempatan menjadi bagian dari Piala Dunia menjadi impian yang sangat berarti baginya.

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara