
Penulis: Tim Redaksi
Pertandingan perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2026 antara Prancis dan Inggris berubah menjadi salah satu laga paling produktif dalam sejarah turnamen, setelah Inggris menang dramatis dengan skor 6-4 di Miami Stadium, Sabtu (18/7/2026) malam waktu setempat.
Inggris tampil eksplosif sejak menit-menit awal.
Gol jarak jauh Declan Rice membuka keunggulan di menit ketiga, sebelum Rice sendiri menjadi arsitek gol kedua lewat sepak pojok yang disambar Ezri Konsa.
Bukayo Saka kemudian menutup babak pertama dengan gol ketiga di menit 37 lewat serangan balik cepat yang diawali umpan Marcus Rashford — membuat skuad Thomas Tuchel unggul telak 3-0 saat turun minum.
Namun Prancis tak menyerah begitu saja. Kylian Mbappé membuka jalan kebangkitan Les Bleus dengan gol di menit 48, disusul Bradley Barcola yang memperkecil ketertinggalan enam menit kemudian.
Mbappé kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit 66, membuat Prancis nyaris menyamakan kedudukan.
Namun Saka tampil sebagai bintang laga.
Ia menuntaskan hat-trick pertamanya di panggung Piala Dunia lewat titik penalti di menit 87, sebelum Jude Bellingham menambah gol keenam Inggris di masa injury time babak kedua.
Ousmane Dembélé sempat memperkecil skor jadi 6-4 di menit tambahan, namun tak mengubah hasil akhir.
Rekor Terbaik dalam 60 Tahun
Kemenangan ini membuat Inggris mencatatkan hasil terbaik mereka di posisi ketiga Piala Dunia dalam 60 tahun terakhir — sekaligus menjadi penutup manis kampanye Tiga Singa setelah tersingkir dramatis di tangan Argentina pada babak semifinal.
Mbappé Unggul di Perburuan Golden Boot
Selain hasil pertandingan, laga ini juga berdampak besar pada perburuan sepatu emas turnamen.
Sebelum laga, Mbappé dan Lionel Messi sama-sama mengoleksi delapan gol, namun Messi unggul dalam catatan assist sehingga sementara memegang keunggulan tiebreaker untuk Golden Boot.
Dua gol yang dicetak Mbappé di laga ini membawa total golnya menjadi 10, membuatnya kini unggul telak dari Messi menjelang laga final antara Spanyol dan Argentina.
Laga Perpisahan Deschamps
Pertandingan ini juga disebut media internasional sebagai laga terakhir Didier Deschamps sebagai pelatih Timnas Prancis.
Ironisnya, pelatih yang membawa Prancis juara dunia 2018 itu harus mengakhiri masa jabatannya dengan kekalahan, meski timnya sempat memberikan perlawanan sengit di babak kedua.
