Berita Utama

Polda Metro Jaya Belasan Saksi Terkait Tiga Kasus Korupsi, Konglomerat Berinisial TK Ikut Diperiksa

 Konferensi pers Kombes Pol Budi Hermanto Polda Metro Jaya soal penyidikan korupsi suap gratifikasi TPPU Jakarta
Kombes Pol. Budi Hermanto, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, memaparkan perkembangan penyidikan dugaan tindak pidana korupsi, suap, gratifikasi, dan/atau pencucian uang dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (10/7/2026).

Penulis: Tim Redaksi

Polda Metro Jaya hingga kini belum menetapkan tersangka dalam penanganan tiga kasus dugaan korupsi yang sedang diusut.

Baca juga: Geger Penggeledahan Sentul, Kortas Tipidkor Sita Rp476 M

Penetapan status tersangka disebut bakal menjadi tahapan lanjutan yang akan diumumkan dalam waktu dekat.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto, menegaskan hal tersebut saat memberikan keterangan pers, Jumat (10/7/26).

“Untuk tersangka akan disampaikan di tahap berikutnya,” jelas Kombes Pol. Budi Hermanto.

Satu nama besar ikut terseret dalam pusaran pemeriksaan ini.

Belasan Saksi Diperiksa, Termasuk Konglomerat Berinisial TK

Kombes Pol. Budi mengungkapkan, penyidik telah memeriksa total 15 orang saksi terkait tiga kasus korupsi yang tengah didalami Polda Metro Jaya.

Ia turut membenarkan bahwa salah satu di antara para saksi tersebut merupakan seorang konglomerat berinisial TK.

Rincian saksi yang diperiksa pun dipaparkan secara detail oleh Kombes Pol. Budi.

Ia menyebutkan asal-usul para saksi berdasarkan lokasi dan peran masing-masing dalam kasus ini.

“Untuk saksi di TKP de’Clan ada dua orang. Kemudian empat orang dari money changer dengan inisial DH, HH, ER, dan RP. Satu saksi lagi di rumah di Gandaria atas nama DR. Tadi yang saya sampaikan adalah di Pacific Place terdapat satu saksi atas nama yang merupakan sopir dari DR, serta saksi dari NH. Kemudian pada penggeledahan tadi malam terdapat saksi atas nama MIL, dan dua saksi lainnya merupakan petugas keamanan (security) Central dengan inisial R dan A,” jelasnya.

Dari penjelasan tersebut, terlihat bahwa pemeriksaan saksi mencakup berbagai lokasi berbeda, mulai dari tempat kejadian perkara, money changer, hingga kediaman pribadi dan area penggeledahan semalam sebelumnya.

Kasus Korupsi Ini Masih Terus Bergulir, Pejabat Berinisial FA Berpotensi Diperiksa

Kombes Pol. Budi memastikan proses pemeriksaan saksi belum berhenti sampai di sini.

Penyidik Polda Metro Jaya masih akan terus memanggil pihak-pihak lain yang dianggap mengetahui duduk perkara tiga kasus korupsi tersebut.

Yang menarik, kemungkinan pemeriksaan terhadap seorang pejabat berinisial FA pun belum tertutup.

Kombes Pol. Budi tidak menampik peluang tersebut dalam keterangannya.

Lihat juga: Febrie Adriansyah Resmi Mundur dari Kursi Jampidsus

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara