
Gelar Piala Dunia yang diraih Spanyol ternyata menjadi momen yang sangat emosional bagi bek kanan Pedro Porro. Di balik keberhasilan La Furia Roja mengalahkan Argentina 1-0 pada final, Minggu (19/7), tersimpan janji pribadi yang akhirnya berhasil ia tepati kepada sang kakek.
Keberhasilan Spanyol membawa pulang trofi dunia kedua tidak hanya disambut sukacita jutaan pendukung, tetapi juga menjadi pencapaian yang sangat bermakna bagi Porro. Umpan silangnya pada babak perpanjangan waktu menjadi awal terciptanya gol kemenangan yang memastikan negaranya kembali menjadi juara dunia setelah penantian sejak 2010.
Gol tersebut lahir pada menit ke-106. Nico Williams menyambut umpan silang Porro dengan sundulan ke depan gawang sebelum Ferran Torres, yang masuk sebagai pemain pengganti, melepaskan tembakan keras yang tak mampu dihentikan kiper Argentina.
Pedro Porro Wujudkan Janji kepada Sang Kakek
Sesaat setelah pertandingan usai, Pedro Porro mengungkapkan bahwa kemenangan Piala Dunia bersama Spanyol memiliki arti yang jauh lebih dalam dibanding sekadar prestasi olahraga.
“Beberapa hari yang lalu kakek saya berkata, ‘Bawa pulang trofi itu, Nak’,” ujar Porro di area mixed zone.
“Hari ini saya menepati kata-kata itu. Saya sudah tidak sabar keluar dari sini dan meneleponnya karena dia pasti sangat bahagia, sangat emosional, begitu juga saya.”
Bek berusia 26 tahun itu mengaku masih sulit mempercayai bahwa dirinya kini menjadi bagian dari skuad juara dunia.
“Saya tidak percaya. Saya rasa beberapa hari pertama akan berlalu dan saya masih belum percaya. Namun, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua orang yang telah mendukung kami sejak menit pertama. Saya bahkan tidak bisa membayangkan bagaimana suasana di Spanyol saat ini,” katanya.
Perjalanan Pedro Porro Bersama Timnas Spanyol
Porro menilai pencapaian tersebut merupakan buah dari perjuangan panjang yang dijalaninya selama berkarier di luar negeri. Sebagian besar karier profesionalnya dihabiskan di Liga Primer Inggris bersama Tottenham, sehingga namanya tidak selalu menjadi sorotan publik di Spanyol.
Meski demikian, ia terus berusaha membuktikan kualitasnya setiap kali mendapat kesempatan memperkuat tim nasional.
“Saya bermain di Liga Primer, saya berada di luar Spanyol, jadi banyak orang tidak terlalu sering melihat saya bermain. Sejak debut bersama timnas, tidak pernah mudah bagi saya untuk mendapatkan tempat di sini. Kini, hidup telah memberikan hal itu kepada saya.”
Porro juga menegaskan keberhasilan Spanyol meraih Piala Dunia bukan hanya hasil kerja para pemain yang tampil di lapangan, melainkan buah kebersamaan seluruh anggota tim sepanjang turnamen.
“Ini bukan hanya tentang 11 pemain di lapangan, ini tentang 26 pemain yang hidup bersama. Saya berharap Spanyol bangga karena kami telah membawa pulang bintang kedua.”
Bagi Pedro Porro, trofi Piala Dunia kali ini bukan sekadar gelar bergengsi, tetapi juga menjadi bukti bahwa sebuah janji kepada keluarga dapat terwujud melalui kerja keras, kebersamaan, dan pengorbanan bersama tim nasional Spanyol.
