Internasional

Air Cambodia Borong 20 Pesawat Jet Regional C909 Buatan China

Pesawat C909 milik Commercial Aircraft Corporation of China (COMAC) dipamerkan dalam ajang Singapore Airshow ke-10 di Changi Exhibition Centre, Singapura, pada 4 Februari 2026. (Xinhua/Then Chih Wey)
Pesawat C909 milik Commercial Aircraft Corporation of China (COMAC) dipamerkan dalam ajang Singapore Airshow ke-10 di Changi Exhibition Centre, Singapura, pada 4 Februari 2026. (Xinhua/Then Chih Wey)

Pesawat Jet Regional C909 buatan China kembali mencatat pencapaian penting di pasar internasional setelah maskapai nasional Kamboja, Air Cambodia, resmi memesan 20 unit pesawat tersebut.

Kesepakatan ini menjadi tonggak baru karena Air Cambodia tercatat sebagai maskapai nasional asing pertama yang melakukan pemesanan dalam jumlah besar untuk C909.

Perjanjian pembelian itu ditandatangani antara Air Cambodia dan Commercial Aircraft Corporation of China, Ltd. (COMAC) di Shanghai, sebagaimana diumumkan oleh produsen pesawat asal China tersebut.

Pengiriman tahap pertama armada baru itu dijadwalkan berlangsung pada paruh kedua tahun 2026.

Setelah diterima, pesawat akan langsung dipersiapkan untuk melayani penerbangan komersial Air Cambodia.

Kalangan industri penerbangan menilai kehadiran armada baru tersebut akan mendukung ekspansi jaringan rute Air Cambodia.

Selain meningkatkan kapasitas angkut penumpang, pesawat itu juga diharapkan memperkuat konektivitas antara Kamboja dengan berbagai pasar di kawasan.

Pesawat Jet Regional C909 Diharapkan Perkuat Jaringan Air Cambodia

Selain kesepakatan pembelian pesawat, COMAC juga menjalin kerja sama lain dengan pemerintah Kamboja.

Secara terpisah, COMAC bersama Sekretariat Penerbangan Sipil Negara Kamboja menandatangani nota kesepahaman yang berfokus pada penguatan kerja sama di bidang keselamatan penerbangan, sertifikasi kelaikudaraan, serta pengembangan sumber daya manusia melalui pelatihan.

Pesawat Jet Regional C909 sebelumnya dikenal dengan nama ARJ21.

Pesawat ini mampu mengangkut antara 78 hingga 97 penumpang dengan jangkauan terbang sekitar 2.225 hingga 3.700 kilometer.

C909 juga dirancang untuk melayani bandara dengan landasan pacu pendek maupun sempit.

Selain itu, pesawat tersebut memiliki kemampuan beroperasi dalam kondisi suhu tinggi, wilayah berketinggian tinggi, hingga menghadapi angin silang (crosswind).

Ekspansi C909 ke Pasar Regional Asia Terus Berlanjut

Kehadiran C909 di pasar internasional terus berkembang sejak mulai beroperasi di Indonesia pada April 2023.

Kini, pesawat tersebut telah digunakan di sejumlah negara, termasuk Laos dan Vietnam. Operasionalnya telah menjangkau 28 kota di luar China dan mencatat lebih dari satu juta perjalanan penumpang.

Menurut COMAC, C909 saat ini menguasai sekitar 70 persen armada pesawat jet regional di pasar domestik China.

Di sisi lain, pasar penerbangan China juga terus menunjukkan pertumbuhan yang signifikan.

Berdasarkan data Administrasi Penerbangan Sipil China, jumlah pengguna transportasi udara di negara tersebut bertambah sekitar 40 juta penumpang setiap tahun dalam dua tahun terakhir.

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara