
Penulis: Tim Redaksi
Tim nasional Spanyol disambut lautan manusia saat kembali ke negaranya setelah merebut gelar juara Piala Dunia 2026. Hampir 2 juta warga Spanyol memadati pusat Kota Madrid pada Senin (20/7/2026) untuk merayakan keberhasilan La Furia Roja meraih trofi dunia kedua sepanjang sejarah.
Euforia itu menjadi salah satu perayaan terbesar dalam sejarah sepak bola Spanyol. Ribuan pendukung memenuhi ruas jalan hingga Plaza de Cibeles untuk menyambut para pemain yang baru tiba dari Amerika Serikat.
Keberhasilan ini diraih setelah Tim nasional Spanyol menaklukkan Argentina 1-0 melalui babak perpanjangan waktu pada final Piala Dunia yang berlangsung Minggu (19/7) di New Jersey, Amerika Serikat. Ferran Torres menjadi penentu kemenangan lewat gol tunggal yang memastikan dominasi La Furia Roja berbuah gelar juara.
Kedatangan Tim Nasional Spanyol Disambut Lautan Pendukung
Rombongan Tim nasional Spanyol mendarat di Madrid sekitar pukul 13.00 waktu setempat. Setibanya di ibu kota, para pemain lebih dulu mengikuti resepsi resmi yang dihadiri Raja Felipe VI dan Perdana Menteri Pedro Sanchez.
Kedua pemimpin tersebut sebelumnya juga hadir langsung menyaksikan partai final di New York New Jersey Stadium. Dalam kesempatan itu, Raja Felipe VI memberikan pujian terhadap kekompakan yang diperlihatkan skuad Spanyol sepanjang turnamen.
Usai agenda kenegaraan, para pemain menaiki bus beratap terbuka dari Istana Moncloa, kediaman resmi Perdana Menteri Spanyol. Parade kemudian bergerak melintasi pusat Kota Madrid.
Sepanjang rute tersebut, diperkirakan sekitar 1,8 juta pendukung memenuhi jalan-jalan utama untuk memberikan sambutan meriah kepada para juara dunia.
Warga Spanyol Rayakan Gelar hingga Tengah Malam
Bus parade tiba di Plaza de Cibeles sekitar pukul 22.00 waktu setempat. Di lokasi itu, sekitar 120.000 pendukung telah menunggu selama berjam-jam sambil menikmati penampilan sejumlah musisi pop Spanyol.
Satu per satu pemain mengangkat trofi Piala Dunia di hadapan ribuan suporter. Mereka kemudian larut dalam selebrasi bersama para pendukung yang terus meneriakkan yel-yel serta menyanyikan lagu kemenangan.
Meski suhu udara melampaui 35 derajat Celsius, kemeriahan tidak surut. Perayaan berlangsung hingga hampir tengah malam, bahkan bek Marc Cucurella ikut menghibur publik dengan memainkan drum di atas panggung.
Namun, sukacita kemenangan juga dibayangi insiden tragis.
Pada Minggu malam, seorang penggemar berusia 13 tahun meninggal dunia di Kota Ciudad Rodrigo setelah tertimpa struktur sebuah air mancur yang roboh akibat dinaiki dan dipadati para suporter yang sedang merayakan kemenangan.
Selain itu, kepolisian menangkap tiga orang, sementara sekitar 30 orang lainnya harus menjalani perawatan medis setelah perayaan di Barcelona berujung kericuhan.
Meski diwarnai insiden tersebut, perayaan besar Tim nasional Spanyol tetap menjadi momen bersejarah yang memperlihatkan antusiasme luar biasa hampir 2 juta warga Spanyol dalam menyambut gelar juara dunia kedua negaranya.
