Nasional

CIMB Niaga Tanam 115.400 Bambu, Perkuat Konservasi dan Ekonomi Warga Lombok Tengah

CIMB Niaga Tanam 115.400 Bambu, Perkuat Konservasi dan Ekonomi Warga Lombok Tengah
Penanaman pohon oleh CIMB Niaga

Editor: Sri Surya

PT Bank CIMB Niaga Tbk terus memperkuat komitmennya terhadap pelestarian lingkungan sekaligus pemberdayaan masyarakat melalui Program Konservasi Bambu Berkelanjutan.

Sejak dijalankan pada 2012 bersama Yayasan Keanekaragaman Hayati Indonesia (KEHATI), program tersebut telah menghasilkan penanaman sebanyak 115.400 bambu di berbagai wilayah Indonesia.

Penanaman dilakukan di sejumlah daerah, meliputi Jawa Barat, Jawa Tengah, Bali, Nusa Tenggara Timur (NTT), hingga Nusa Tenggara Barat (NTB).

Salah satu lokasi utama pengembangan program berada di Kawasan Hutan dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Rarung, Desa Pemepek, Kabupaten Lombok Tengah.

Di kawasan tersebut, sejak 2018 telah ditanam lebih dari 39.000 bambu. Memasuki 2025, program dikembangkan melalui pendekatan yang lebih terintegrasi dengan mengombinasikan konservasi lingkungan dan penguatan ekonomi masyarakat.

Langkah itu diwujudkan melalui penanaman tanaman produktif serta pengembangan Desa Pemepek sebagai Desa Eko-Eduwisata.

Sebagai bagian dari pendampingan berkelanjutan, pada Jumat (26/6/2026) CIMB Niaga bersama KEHATI menggelar kunjungan lapangan dan dialog dengan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pengelola hutan, pemerintah desa, koperasi, Kelompok Wanita Tani (KWT), hingga Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis).

Direktur Compliance, Corporate Affairs & Legal CIMB Niaga, Fransiska Oei, mengatakan program tersebut merupakan implementasi komitmen perusahaan dalam menjalankan tanggung jawab sosial dan lingkungan.

“Program ini mencerminkan komitmen kami dalam mengimplementasikan tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan, khususnya Pilar Iklim dan Lingkungan, sekaligus menciptakan manfaat ekonomi nyata bagi masyarakat,” ujar Fransiska.

Ia menambahkan, kolaborasi dengan KEHATI dan berbagai pemangku kepentingan lokal diharapkan mampu menciptakan ekosistem yang menjaga kelestarian lingkungan sekaligus memberikan nilai tambah bagi aspek sosial dan ekonomi masyarakat.

Dalam kunjungan tersebut, CIMB Niaga juga meninjau sejumlah titik pengembangan program di Sedau Barat, KHDTK Rarung, dan Lembah Datu.

Selain penanaman bambu, perusahaan turut memperkuat kapasitas masyarakat melalui pelatihan, pendampingan, serta pengembangan produk dan aktivitas berbasis potensi lokal.

“Kami memastikan bahwa program ini memberikan manfaat jangka panjang, di mana masyarakat tidak hanya terlibat, tetapi juga memiliki kapasitas untuk mengelola dan mengembangkan potensi yang ada secara mandiri,” tambah Fransiska.

Melalui pendekatan tersebut, CIMB Niaga menempatkan konservasi bambu sebagai bagian dari strategi keberlanjutan yang tidak hanya berfokus pada pelestarian lingkungan, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal secara inklusif.

Ke depan, perusahaan berkomitmen memperluas berbagai inisiatif keberlanjutan yang berdampak nyata sebagai bagian dari dukungan terhadap pembangunan berkelanjutan di Indonesia melalui kampanye #SekarangUntukMasaDepan. (***)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara