Kawanua

Resmi Jadi Tenaga Profesional KSP RI, Jackson Kumaat Jalani Tugas Perdana di DPR

Resmi Jadi Tenaga Profesional KSP RI, Jackson Kumaat Jalani Tugas Perdana di DPR
Jackson Kumaat saat momen perdana menjalankan tugas

Penulis: Sri Surya

Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. Dudung Abdurachman menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi XIII DPR RI untuk membahas penguatan kinerja Kantor Staf Presiden (KSP) dalam mengawal program prioritas nasional.

Rapat Dengar Pendapat ini merupakan momen perdana bagi Jackson Andre William Kumaat (JAWK) untuk kerja perdana sebagai Tenaga Profesional Kantor Staf Presiden RI.

Jackson Kumaat diketahui resmi diangkat sebagai Tenaga Profesional di lingkungan Kantor Staf Presiden (KSP) Republik Indonesia berdasarkan Petikan Keputusan Kepala Staf Kepresidenan Republik Indonesia Nomor 24/M Tahun 2026 tentang Pengangkatan Tenaga Profesional di Lingkungan Kantor Staf Presiden.

Dalam dokumen yang diterbitkan Kepala Staf Kepresidenan Republik Indonesia tersebut, disebutkan bahwa pengangkatan Jackson Andre William Kumaat mulai berlaku sejak 1 Juni 2026.

Keputusan tersebut merupakan bagian dari kebijakan Kantor Staf Presiden dalam memperkuat sumber daya manusia profesional guna mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi lembaga dalam mengawal program prioritas pemerintah.

Dalam rapat yang dipimpin Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Sugiat Santoso, Dudung menegaskan KSP terus memperkuat koordinasi dan sinergi antarlembaga guna mempercepat pelaksanaan program prioritas nasional, mengatasi hambatan di lapangan, serta mengelola isu strategis secara lebih terintegrasi dan responsif.

Dudung juga memaparkan realisasi anggaran KSP. Pada 2025, KSP merealisasikan Rp87,52 miliar atau 96,57 persen dari pagu anggaran setelah efisiensi sebesar Rp90,63 miliar.

Sementara pada 2026, total alokasi anggaran KSP mencapai Rp114,51 miliar setelah mendapat tambahan anggaran Rp79,35 miliar.

Menurut Dudung, KSP masih menghadapi sejumlah tantangan, antara lain keterbatasan anggaran, sumber daya manusia, dan dukungan sarana kerja.

Meski demikian, KSP berkomitmen meningkatkan efektivitas pengawalan program prioritas Presiden, termasuk Asta Cita dan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC).

“Kami berharap sinergi dan kolaborasi dengan DPR RI terus diperkuat untuk mendukung pelaksanaan program prioritas nasional dan pencapaian target pembangunan,” ujarnya.

Usai rapat, Dudung mengapresiasi dukungan Komisi XIII DPR RI terhadap KSP. Ia menegaskan KSP berperan sebagai “filter” strategis Presiden melalui program KSP Mendekat, yang fokus mempercepat koordinasi dan penyelesaian berbagai aduan masyarakat, pemerintah daerah, maupun kementerian.

“Melalui KSP Mendekat, banyak persoalan dapat diselesaikan di tingkat KSP dan kementerian sehingga Presiden dapat lebih fokus pada agenda-agenda strategis nasional,” kata Dudung.

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara