
Pergeseran Pariwisata Inbound China kini menjadi sorotan setelah sebuah laporan terbaru mengungkap perubahan pola wisatawan mancanegara yang datang ke negara tersebut.
Jika sebelumnya aktivitas belanja menjadi daya tarik utama, kini wisatawan internasional lebih memilih pengalaman budaya dan gaya hidup yang lebih mendalam.
Temuan itu dipublikasikan dalam laporan think tank Xinhua yang dirilis pada Jumat (26/6).
Perubahan tren ini menunjukkan bahwa Pariwisata Inbound di China tidak lagi hanya berorientasi pada transaksi belanja, melainkan pada pengalaman langsung yang memungkinkan wisatawan berinteraksi dengan budaya setempat.
Laporan berjudul Shopping in China: Sharing New Opportunities of Open Development diterbitkan oleh Xinhua Institute, lembaga think tank yang berafiliasi dengan Kantor Berita Xinhua.
Pergeseran Pariwisata Inbound China Dorong Wisata Berbasis Pengalaman
Dalam laporan tersebut disebutkan bahwa konsumsi wisata budaya yang bersifat imersif telah berkembang menjadi tren baru di kalangan wisatawan internasional.
“Konsumsi pariwisata budaya yang imersif telah menjadi tren baru di kalangan wisatawan mancanegara.”
Laporan itu menjelaskan bahwa wisatawan kini tidak sekadar berbelanja, tetapi juga melengkapi aktivitas mereka melalui berbagai pengalaman budaya. Di antaranya mengenakan pakaian tradisional Hanfu, mengikuti upacara minum teh, hingga mencoba kaligrafi dan seni lukis khas China.
Pendekatan tersebut menghadirkan pengalaman yang lebih dekat dengan kehidupan dan tradisi masyarakat setempat dibanding sekadar mengunjungi pusat perbelanjaan.
Pariwisata Inbound Berubah dari Belanja Menuju Pengalaman Budaya
Laporan Xinhua Institute juga menilai perubahan perilaku wisatawan tersebut turut menggeser makna aktivitas berbelanja di China.
Berbelanja kini dipandang sebagai bagian dari perjalanan budaya yang imersif, bukan lagi aktivitas terpisah.
Perubahan itu juga ditandai dengan pergeseran dari kunjungan wisata yang berlangsung terburu-buru menuju pencarian pengalaman yang lebih mendalam.
Selain itu, pola perjalanan wisata juga berubah dari penggunaan itinerary yang bersifat standar menjadi layanan yang lebih disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing wisatawan.
Laporan tersebut turut menyoroti bahwa pengalaman wisata budaya imersif kini menjadi salah satu hal yang paling dicari wisatawan internasional.
Mereka menikmati kuliner lokal, berbelanja sambil bertamasya, sekaligus menyelami kehidupan perkotaan China yang dinamis dan berpadu dengan budaya tradisional.
Pergeseran Pariwisata Inbound China tersebut menunjukkan bagaimana pengalaman budaya kini menjadi bagian penting dalam menarik minat wisatawan mancanegara yang berkunjung ke negara itu.
