Politik dan Pemerintahan

Pilih PSI sebagai Pelabuhan Politik, James Karinda Ungkap Alasannya

Pilih PSI sebagai Pelabuhan Politik, James Karinda Ungkap Alasannya
James Karinda pasca dikukuhkan sebagai kader PSI

Penulis: Mega Anggawirya Zas | Manado

Mantan politisi James Karinda akhirnya mengakhiri masa vakumnya dari dunia kepartaian dengan memutuskan bergabung bersama Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Hal itu dibuktikan dengan pemasangan jaket kebesaran PSI kepada James Karinda oleh Ketua DPP PSI Melky Jakhin Pangemanan (MJP) dalam Rapat Koordinasi Wilayah Khusus (Rakorwilsus) PSI Sulut, Jumat (26/06/2026) siang tadi di Hotel Peninsula Manado.

Kepada BeritaManado.com, Karinda menjelaskan jika keputusan tersebut diambil setelah melalui proses pertimbangan panjang selama sekitar tujuh tahun berada di luar partai politik.

Mantan legislator DPRD Sulut ini mengungkapkan, sebelum resmi bergabung, dirinya telah menjalin komunikasi dengan jajaran Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PSI Sulut.

Menurutnya, sikap terbuka yang ditunjukkan Ketua DPW PSI Sulut menjadi salah satu alasan yang menguatkan langkah politiknya.

“PSI adalah partai yang terbuka. Saya sudah berkomunikasi dengan Ketua DPW PSI Sulut dan beliau sangat terbuka. Setelah bergumul selama kurang lebih tujuh tahun tidak berada di partai politik, akhirnya saya memutuskan bergabung dengan PSI,” ujar Karinda yang juga dikenal sebagai Advokat mentereng di Sulut.

Tak sekadar menjadi kader, Karinda mengaku ingin ikut memperkuat struktur dan konsolidasi internal partai di Sulut. Ia menyatakan siap membantu Ketua dan Sekretaris DPW PSI Sulut dalam membangun kekuatan organisasi menghadapi dinamika politik ke depan.

“Saya punya niat membantu Ketua dan Sekretaris DPW PSI Sulut untuk melakukan konsolidasi partai. Saya yakin PSI akan menjadi partai yang mampu menentukan arah kebijakan-kebijakan di Sulut pada masa mendatang,” katanya.

Dia menegaskan, keputusan bergabung dengan PSI bukan semata-mata keinginannya pribadi. Sebelum mengambil langkah tersebut, ia mengaku telah berdiskusi dengan keluarga, sahabat, hingga sejumlah tokoh masyarakat di Sulut.

“Hasil diskusi itu memberikan dukungan dan respons yang sangat positif kepada saya untuk bergabung dengan PSI,” ungkapnya.

Saat ditanya apakah bergabungnya dirinya ke PSI dipengaruhi oleh sosok Joko Widodo, Karinda mengakui hal tersebut menjadi salah satu faktor pendorong, meski bukan satu-satunya alasan.

Menurutnya, Jokowi merupakan figur pemimpin nasional yang dinilai sukses selama memimpin Indonesia. Selain itu, daya tarik Jokowi di ruang digital juga diyakini memberikan dampak positif terhadap elektabilitas PSI.

“Itu salah satu pemicunya. Beliau adalah salah satu presiden yang sukses. Figur Jokowi mampu menarik respons masyarakat dengan sangat cepat, terutama di media sosial. Kiprah beliau dalam membangun bangsa ini tentu akan berdampak positif bagi PSI,” tandasnya.

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara