
BeritaManado.com – Kabar mengejutkan beredar di media sosial, Ramoy Markus Luntungan disebut-sebut telah bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Namun mantan Bupati Minahasa Selatan itu langsung membantah tegas saat dihubungi BeritaManado, Jumat (18/4/2026) malam.
Postingan viral tersebut menyebut masuknya sosok yang dikenal luas ke PSI sebagai “momentum penting bagi dinamika politik di Sulawesi Utara, khususnya di Kabupaten Minahasa Selatan.”
Figur yang akrab disapa RML itu digambarkan membawa pengalaman birokrasi, kepemimpinan, dan jaringan politik hingga basis akar rumput.
Postingan itu sontak memantik banyak tanggapan dari warganet.
RML Bantah Keras: “Prabowo Harga Mati”
Merespons kabar tersebut, RML tidak butuh waktu lama untuk meluruskan.
“Sekali Gerindra tetap Prabowo!” kata RML, tegas.
Pernyataan itu bukan sekadar reaksi spontan.
RML menegaskan dirinya adalah pendukung sejati Presiden Prabowo Subianto bukan figur yang mudah berpindah haluan politik.
“RML pejuang bahkan petarung…. Prabowo harga mati!” pungkasnya.
Sosok yang Lekat dengan Gerindra dan Minahasa Selatan
Ramoy Markus Luntungan bukan nama baru di peta politik Sulawesi Utara.
Ia pernah menjabat sebagai Penjabat Bupati Minahasa Selatan (2003–2005) dan kemudian terpilih sebagai Bupati Minahasa Selatan (2005–2010).
Pada Pilkada terakhir, RML dikenal sebagai Ketua Tim Sukses pasangan YSK-Viktory yang diusung Gerindra, memperkuat posisinya sebagai salah satu loyalis partai berlambang kepala burung garuda itu di Sulut.
Bantahan RML ini sekaligus menegaskan bahwa di tengah dinamika perpindahan tokoh politik yang kerap mengguncang konstelasi lokal maupun nasional, ada sosok yang memilih tetap berdiri di satu garis.
