Berita Utama

Mengapa Dampak Gempa Filipina Begitu Besar? Ini Data Terbarunya

Foto yang diabadikan pada 8 Juni 2026 ini menunjukkan sebuah toko yang rusak akibat gempa bumi bermagnitudo 7,8 di General Santos City, Filipina. (Xinhua)
Foto yang diabadikan pada 8 Juni 2026 ini menunjukkan sebuah toko yang rusak akibat gempa bumi bermagnitudo 7,8 di General Santos City, Filipina. (Xinhua)

Mengapa dampak gempa Filipina begitu besar? Data terbaru menunjukkan sedikitnya 47 orang meninggal dunia, 31 lainnya masih hilang, dan 688 warga mengalami luka-luka setelah gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,8 mengguncang lepas pantai selatan Mindanao pada Senin (8/6). Hingga Kamis (11/6), bencana tersebut telah memengaruhi sekitar 346.000 orang di berbagai wilayah terdampak.

Besarnya jumlah korban dan luasnya dampak menjadikan peristiwa ini sebagai salah satu bencana yang menyita perhatian publik di Filipina dalam beberapa hari terakhir. Ribuan warga kehilangan tempat tinggal sementara, sementara kerusakan infrastruktur menghambat aktivitas masyarakat.

Data Dewan Penanggulangan dan Mitigasi Risiko Bencana Nasional Filipina (NDRRMC) menunjukkan lebih dari 75.300 rumah tangga terdampak akibat gempa tersebut.

Sebanyak lebih dari 45.000 warga terpaksa mengungsi ke lokasi yang lebih aman. Selain itu, lebih dari 12.600 rumah dilaporkan mengalami kerusakan akibat kuatnya guncangan yang melanda wilayah selatan negara tersebut.

Data Terbaru Gempa Filipina dan Dampaknya bagi Warga

Menurut NDRRMC, dampak gempa Filipina tidak hanya dirasakan oleh warga yang kehilangan tempat tinggal. Bencana itu juga memicu sedikitnya 45 insiden terkait, yang sebagian besar berupa tanah longsor di sejumlah daerah terdampak.

Kerusakan turut terjadi pada berbagai fasilitas publik. Sebanyak 45 ruas jalan dilaporkan mengalami gangguan, sementara delapan jembatan terdampak akibat bencana tersebut.

Selain itu, satu bandara dan dua pelabuhan juga mengalami gangguan operasional. Kondisi ini memengaruhi mobilitas warga serta distribusi kebutuhan ke sejumlah wilayah yang terdampak gempa.

Dampak lain juga dirasakan sektor ekonomi.

NDRRMC menyebut aktivitas pertanian, peternakan, dan perikanan ikut terganggu setelah gempa terjadi. Kerusakan pada infrastruktur pendukung menjadi salah satu faktor yang memengaruhi kegiatan sektor-sektor tersebut.

Sementara itu, layanan listrik terdampak di 48 kota dan munisipalitas. Gangguan tersebut menambah tantangan dalam proses penanganan dan pemulihan pascabencana.

Pusat Gempa Bumi Berada di Lepas Pantai Mindanao

Institut Vulkanologi dan Seismologi Filipina (Phivolcs) menjelaskan bahwa gempa tektonik tersebut terjadi pada pukul 07.37 waktu setempat.

Lembaga itu mencatat gempa memiliki kedalaman 33 kilometer. Pusat gempa berada sekitar 32 kilometer di barat daya pesisir Maasim, Provinsi Sarangani, Pulau Mindanao.

Lokasi pusat gempa yang berada di wilayah pesisir serta kekuatan guncangan yang besar menyebabkan dampaknya dirasakan luas di berbagai kawasan selatan Filipina.

Hingga laporan terbaru dirilis, proses pendataan korban dan penanganan warga terdampak masih terus berlangsung. Data terbaru menunjukkan besarnya dampak gempa Filipina, yang telah memengaruhi ratusan ribu warga serta berbagai sektor penting di wilayah selatan negara tersebut.

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara