Kota Manado

Tak Ikut Seleksi, Purna Paskibraka Indonesia Serukan Kecaman

Manado – Berikut pernyataan seluruh Purna Paskibraka Indonesia (PPI) melalui rilis yang diterima BeritaManado yang diterima Senin (18/8/2014), memberikan kecaman disetai permintaan untuk ditindak terhadap Kadis Diknas Sulut atas statement yang menurut mereka tak sesuai dengan kapasitas beliau sebagai pejabat publik dan pendidikan.

Pasalnya reaksi keras langsung ditunjukan seluruh paskibraka yang telah menjadi Purna setelah bertugas. Tak tanggung Se-Indonesia sempat geger dengan seorang siswa Kota Manado provinsi Sulut yang diduga tidak mengikuti seleksi di tingkat Kota Manado namun bisa dilantik oleh Gubernur Sulut dalam pengukuhan Paskibraka 2014 di Aula Kantor Gubernur 15 Agustus lalu.

Seperti diketahui siswa bernama Yeremia Salawati ini pun yang diketahui sebagai anak pejabat di lingkungan pemprov Sulut, tak habis dipikir oleh kaka kelasnya di Sekolah SMA Negeri 2 Manado,

“Dia nda pernah iko seleksi, kong kiapa boleh sampe jadi Paskibraka dang?,” kata Gaby PPI Thn 2012 Kota Manado.

“Kok bisa di terima sedangkan tidak ikut seleksi. Jangan coreng nama paskibraka dong. Biar anak pejabat tetap harus sesuai prosedur. Kalau tidak sesuai jangan di paksakan,” ujar ketua PPI Provinsi Papua.

“Ikut prihatin. Seorang Purna tanpa melewati seleksi dan lolos tingkat provinsi. Perlu di ingat seorang Purna yang terpilih bukan hanya sekedar mengibarkan bendera saja. Tapi perlu pembinaan, kedisiplinan dan rasa kesatuan/persatuan dengan daerah lain. Ayo rekan PPI, kita dukung! PPI Jabar/Bandung siap merapat. mMendukung akan kebenaran agar citra paskibraka tetap dinilai tinggi Rasa kesatuan dan kedisiplinannya,” PPI Jawa Tengah.

“Memang perlu diusut kebenaran atas kondisi yang ada agar tidak semakin banyak kejadian serupa yang dapat mencederai proses pendidikan kepemudaan khususnya pelatihan paskibraka,” Dewa Mahendra PPI Thn 2000 dari Jawa Timur.

“Saya pun tak terima,
kata-kata di atas sangat menyinggung. bukan hanya pov Sulut yang sakit. Kami pun begitu. Karena paskibra keluarga terbesar di indonesia,” PPI Jawa Tengah.

“Tanggapan aku seharusnya sebagai seorang paskibraka itu harus mengikutin ada yg namanya Tahapan seleksi, tingkat sekolah, tingkat kecamatan, tingkat kabupaten, tingkat provinsi dan tingkat Nasional. Semua itu harus di ikuti tahapan untuk menjadi se-orang Paskibraka, Namun yang tidak kalah penting, se-orang calon paskibraka harus mengikuti ada yang namanya test tertulis, test wawancara, test keterampilan dan yang paling penting test kesehatan jasmani dan rohani,” kata Taufik Sudirman PPI 2003 Kalimantan Timur.

“Paskibraka adalah putra – putri terbaik. Menjadi terbaik karena mereka terpilih melalui serangkaian proses seleksi. Saat tidak melalui seleksi mereka belum terbukti yang terbaik. Saat belum terbukti yang terbaik mereka belum bisa disebut paskibraka,” Varhan Abdul Aziz pengurus PPI 2005 Provinsi Banten.

“Seharusnya ini diseriusi, jangan lah Pak Gubernur disana (Sulut, red) tutup mata, kami dari Aceh sangat prihatin, kalo bisa kita se Indonesia berikan pernyataan sikap ke Mendikbud, Menpora, supaya Seluruh Masyarakat Indonesia tahu apa dan siapa itu Purna Paskibraka. Semua harus tau prosedural, jangan karena anak siapa, pejabat lagi terus seenaknya,” kata Khalil PPI 2003 Aceh Sabang.

“Kalau tidak prosedural di lapor saja. Masukkan ke pemalsuan atau penipuan,” kata Sonny Kahuluge PPI 1992 Provinsi Gorontalo. (leriandokambey)

Sumber: Firman Mustika, PPI Provinsi Sulut 2005

2 tanggapan untuk “Tak Ikut Seleksi, Purna Paskibraka Indonesia Serukan Kecaman”

  1. Yang unik…
     
    Sulawesi Utara mendapat penghargaan tertinggi Paskibraka Nasional…
     
    Pembawa baki Bendera Pusaka Pengibaran Bendera adalah utusan Sulawesi Utara (SMAN1 Tahuna)…
     
    dan pemimpin regu 17 pada saat penurunan bendera juga utusan Sulawesi Utara (SMAN1 Tahuna)…
     
    Sulawesi utara mengirim 4 utusan, tapi 2 tereliminasi dan tinggal 2 orang asal Tahuna yang mengharumkan nama Sulut…
     
    Tapi beritamanado tidak memberitakannya…
     

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara