
Penulis: JenlyWenur | Manado
Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado resmi memperpanjang sekaligus mengubah jadwal pendaftaran Calon Mahasiswa Penerima Beasiswa dan Penghuni Asrama Mahasiswa Nusantara (AMN) Manado Tahun 2026.
Langkah ini diambil guna memberikan kesempatan yang lebih luas bagi mahasiswa baru angkatan 2026 dari seluruh penjuru Indonesia.
Perubahan tersebut tertuang dalam surat Pengumuman Nomor: 6677/UN12.I/PD/2026 yang ditandatangani oleh Wakil Rektor Bidang Akademik sekaligus Ketua Pengelola AMN Manado, Prof. Ir. Arthur Gehart Pinaria, MP, Ph.D, mewakili Rektor Unsrat.
Berdasarkan penyesuaian terbaru, pendaftaran online yang semula dijadwalkan akan dimulai pada 16 Juli namun berakhir pada 19 Juli 2026, kini diperpanjang hingga 22 Juli 2026 pukul 23.59 WITA.
Seiring perpanjangan tersebut, pengumuman kelulusan berkas diundur menjadi 24 Juli 2026, diikuti dengan tes wawancara yang bergeser ke tanggal 27-28 Juli 2026.
Menariknya, program ini menawarkan fasilitas yang sangat menggiurkan bagi mahasiswa yang lolos seleksi.
Selain mendapatkan fasilitas hunian modern dengan keamanan dan layanan kesehatan 24 jam, penerima program ini juga akan diganjar Beasiswa Pendidikan berupa pembebasan UKT (adcost) maksimal Rp15 juta dan biaya hidup sebesar Rp12 juta per semester selama 8 semester.
Tidak hanya itu, mahasiswa juga akan menerima uang buku Rp1,5 juta per semester serta penggantian uang transportasi kedatangan.
Syarat dan Dokumen Pendaftaran
Meski jadwal mengalami perubahan, syarat dan ketentuan pendaftaran dipastikan tetap sama.
Pendaftar harus merupakan Warga Negara Indonesia (WNI) dan berstatus sebagai mahasiswa baru yang telah dinyatakan lulus atau diterima di Unsrat Tahun Akademik 2026/2027 yang dibuktikan dengan bukti bayar UKT.
Calon penghuni AMN juga wajib memiliki kelakuan baik, berjiwa nasionalis, sehat jasmani dan rohani, serta bersedia tinggal di asrama selama masa kontrak.
Sejumlah berkas yang perlu disiapkan dalam format PDF/JPG meliputi KTP, KK, bukti kelulusan Unsrat, pasfoto terbaru latar belakang merah (4×6), surat pernyataan kesediaan mengikuti aturan asrama, serta piagam prestasi jika ada.
Wajib Tes Kesehatan saat Wawancara
Pihak Unsrat menegaskan bahwa peserta yang dinyatakan lulus berkas wajib membawa hasil tes kesehatan fisik asli dari rumah sakit saat tes wawancara.
Pemeriksaan tersebut mencakup laboratorium darah rutin (eritrosit, leukosit, trombosit, hemoglobin), surat keterangan bebas HIV (bisa menggunakan metode rapid test), hasil foto rontgen dada (X-Ray Thorax) beserta analisis dokter radiologi, serta Surat Keterangan Bebas Narkoba dari Rumah Sakit atau BNN.
Peserta yang tidak dapat menunjukkan hasil tes kesehatan ini akan langsung dinyatakan gugur.
Proses pendaftaran dilakukan mandiri secara online melalui tautan resmi (klik disini).
Pihak kampus mengimbau kepada seluruh calon mahasiswa untuk berhati-hati terhadap segala bentuk penipuan, sebab seluruh proses seleksi ini tidak dipungut biaya apapun alias gratis.
