Ragam

Gerai Kopi China Bawa Rasa Fruity ke Indonesia

Biji kopi bernama "Komet" di sebuah gerai kopi asal China di Jakarta. (Xinhua/Indalia Jayadinata)
Biji kopi bernama “Komet” di sebuah gerai kopi asal China di Jakarta. (Xinhua/Indalia Jayadinata)

Gerai Kopi China mulai menghadirkan pengalaman rasa berbeda bagi konsumen Indonesia di tengah berkembangnya budaya menikmati kopi.

Di salah satu gerai kopi asal China di Jakarta, perhatian pengunjung tertuju pada panel biji kopi bernama “Komet” yang menawarkan karakter medium roast dengan aroma floral dan fruity.

Profil rasa tersebut memadukan sensasi manis dan asam yang lembut.

ADVERTISEMENT

Karakter ini menjadi pilihan yang mungkin belum terlalu biasa bagi sebagian penikmat kopi Indonesia yang selama bertahun-tahun lebih akrab dengan rasa pahit kuat serta aroma pekat.

Namun, selera konsumen perlahan bergerak.

Perkembangan budaya minum kopi di tengah masyarakat ikut membawa perubahan pada preferensi rasa.

Kopi kini tidak hanya dinikmati karena karakter pahitnya, tetapi juga melalui ragam aroma dan profil rasa yang lebih luas.

Gerai Kopi China Tawarkan Profil Rasa Lebih Beragam

Bertumbuhnya gerai kopi dengan beragam karakter sajian memperlihatkan ketertarikan masyarakat untuk mencoba pengalaman berbeda.

Profil kopi yang lebih ringan, segar, hingga memiliki karakter rasa kompleks mulai hadir di tengah pilihan konsumen.

Kopi susu memang masih menjadi minuman yang populer. Meski demikian, konsumen perkotaan juga mulai memberi ruang bagi varian kopi yang menampilkan nuansa buah dan bunga.

Tingkat keasaman yang lebih menonjol pun mulai menjadi bagian dari pilihan rasa. Perubahan tersebut membuat pengalaman menikmati kopi berkembang dengan karakter yang semakin beragam.

Fenomena pergeseran preferensi konsumen Indonesia ini turut mendorong kehadiran jaringan kopi internasional di Tanah Air. Salah satunya adalah Cotti Coffee, jaringan kedai kopi yang berasal dari China.

Cotti Coffee berdiri di Beijing pada 2022. Setahun setelah didirikan, jaringan kedai tersebut mulai memperluas jangkauannya ke pasar internasional.

Ekspansi itu kemudian membawa Cotti Coffee masuk ke Indonesia.

Berdasarkan informasi melalui akun Instagram resminya pada 22 Juni, Cotti Coffee telah memiliki 61 gerai di Indonesia.

Jumlah tersebut menjadi bagian dari kehadiran jaringan kopi internasional di tengah berkembangnya pilihan rasa kopi bagi masyarakat.

Konsumen Indonesia Kenal Aroma Floral dan Fruity

Pengalaman rasa yang ditawarkan Gerai Kopi China tersebut juga berkaitan dengan pilihan biji kopi yang digunakan.

Di balik setiap gelas yang disajikan, Cotti Coffee memadukan biji kopi Arabika dari sejumlah wilayah penghasil kopi dunia.

Berdasarkan penjelasan dalam laman resmi perusahaan, biji kopi tersebut berasal dari Ethiopia, Brasil, Kolombia, Guatemala, serta Yunnan di China.

Perpaduan biji kopi dari berbagai daerah itu menjadi bagian dari sajian yang diperkenalkan kepada konsumen. Salah satu karakter yang ditampilkan melalui panel “Komet” adalah medium roast dengan aroma floral dan fruity.

Rasa manis dan asam yang lembut menjadi karakter lain yang diperkenalkan melalui kopi tersebut.

Pilihan profil rasa ini berbeda dari gambaran kopi yang selama ini lebih lekat dengan rasa pahit kuat dan aroma pekat.

Perubahan pilihan rasa berjalan seiring dengan budaya minum kopi yang terus berkembang di masyarakat.

Konsumen perkotaan kini berhadapan dengan pilihan kopi susu yang tetap populer sekaligus varian dengan nuansa buah, bunga, dan tingkat keasaman lebih terasa.

Dari pahit menuju floral dan fruity, kehadiran Gerai Kopi China ikut mewarnai perubahan pengalaman rasa bagi konsumen Indonesia yang semakin tertarik mengenal karakter kopi lebih beragam.