“Hasil pemeriksaan MCU tersebut kemudian dikirim kepada Panitia Pusat untuk dilaksanakan verifikasi awal dan apabila terdapat calon yang tidak memenuhi kriteria/persyaratan kesehatan yang ditetapkan, maka Panitia Seleksi Tingkat Provinsi mengirimkan calon pengganti yaitu calon dengan peringkat terbaik selanjutnya di tingkat provinsi untuk dilakukan MCU, hingga terdapat 3 (tiga) pasang Calon Paskibraka yang seluruhnya telah memenuhi persyaratan/kriteria kesehatan untuk mengikuti verifikasi di tingkat pusat,” katanya menambahkan.
Proses verifikasi dan Pantuhir Calon Paskibraka Tingkat Pusat sendiri berlangsung selama tujuh hari di Jakarta, mulai dari 25 Juni hingga 2 Juli 2025. Verifikasi ini meliputi:
• Pemeriksaan kesehatan lengkap: Melibatkan 80 tenaga medis, termasuk dokter konsultan dan spesialis.
• Tes Peraturan Baris Berbaris (PBB): Dinilai oleh empat penilai dari unsur TNI dan POLRI.
• Tes Kepribadian: Mencakup psikotes, wawancara, minat bakat, dan penelusuran rekam jejak digital. Penilaian dilakukan oleh psikolog HIMPSI Jaya, pimpinan BPIP, dan pelaksana DPPI Pusat.
“Ketiga pasang peserta dari setiap provinsi yang mengikuti proses verifikasi dan pantuhir tingkat pusat memiliki kesempatan dan hak yang sama sebagai putra-putri terbaik perwakilan dari provinsi masing-masing, untuk dapat terpilih menjadi calon Paskibraka tingkat pusat,” kata Rima.
Rapat Penentuan Akhir dan Pesan Penting untuk Para Calon
Rapat Pantuhir menjadi puncak penentuan, melibatkan Dewan Pengarah BPIP, Kepala BPIP, Wakil Kepala BPIP, serta pejabat tinggi madya dan pratama BPIP.
Mereka bersama-sama memutuskan siapa saja calon Paskibraka terpilih yang akan bertugas di tingkat pusat, dan siapa yang akan menjadi cadangan di provinsi masing-masing.
Sebagai penutup, Ibu Rima Agristina berpesan kepada seluruh calon Paskibraka, dari tingkat kabupaten/kota, provinsi, hingga pusat, untuk segera mempersiapkan diri.
“Kepada seluruh calon Paskibraka dari tingkat kabupaten/kota, provinsi hingga pusat, agar mulai berkonsentrasi untuk persiapan mengikuti pemusatan pelatihan sesuai tingkatannya, agar dapat melaksanakan tugas pengibaran duplikat Bendera Pusaka pada Peringatan HUT ke-80 RI Tahun 2025 dengan berhasil,” kata Rima.
Dengan seleksi yang ketat dan transparan ini, diharapkan Paskibraka 2025 akan menjadi tim yang tangguh dan siap mengemban amanah besar bangsa.
(jenlywenur)
