
Penulis: JenlyWenur | Manado
Riuh rendah suara benturan bola dan raket khas olahraga padel menggema di Bears Sports Hub, Manado, pada Jumat (19/6) sore.
Di tengah atmosfer yang penuh energi itu, sebuah babak baru dalam perayaan Bulan Bung Karno resmi dimulai.
PDI Perjuangan Sulawesi Utara memilih cara yang tidak biasa untuk memperingati sang Proklamator, bukan dengan pidato kaku di atas podium, melainkan dengan menghadirkan ruang kreatif dan prestasi nyata bagi generasi muda.
Melalui Soekarno Cup Padel Tournament, PDI Perjuangan Sulut sukses mencatatkan sejarah sebagai partai politik pertama di Bumi Nyiur Melambai yang menggelar turnamen olahraga yang tengah naik daun ini.
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari (19–21 Juni) ini dibuka langsung oleh Rio Dondokambey, Anggota DPR RI yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Sulut, Jumat (19/6/2026).
Langkah ini menjadi bukti konkret bahwa perayaan Bulan Bung Karno di tangan generasi muda bertransformasi menjadi wadah yang segar dan sarat prestasi.
Wadah Kreativitas Generasi Muda
Bagi PDI Perjuangan Sulut, Juni bukan sekadar lembaran kalender untuk mengenang sejarah.
Bulan Bung Karno adalah momentum bergerak.
Di hadapan para atlet dan pencinta padel yang memadati arena, Rio Dondokambey menegaskan bahwa kehadiran partai politik harus melampaui sekat-sekat birokrasi pemerintahan.
“PDI Perjuangan akan hadir di segala lini kehidupan kepemudaan. Tugas dan fungsi kepartaian bukan hanya berbicara tentang pemerintahan, tetapi juga bagaimana menjadi wadah bagi generasi muda untuk berkembang, berkarya, dan berprestasi,” ujar Rio dengan penuh semangat.
Bagi Rio, olahraga seperti padel adalah ruang inkubasi yang sempurna.
Di sinilah karakter tangguh dibentuk, kebersamaan dirajut, dan potensi terbaik anak muda Sulut ditantang untuk keluar ke permukaan.
Warisan Semangat Bung Karno
Turnamen perdana ini langsung menyedot perhatian besar.
Para pencinta padel dari berbagai komunitas saling adu strategi dan ketangkasan demi memperebutkan trofi bergengsi serta total hadiah uang tunai bernilai puluhan juta rupiah.
Namun, di balik kompetisi yang sengit, ada pesan mendalam yang ingin disampaikan.
PDI Perjuangan Sulut ingin memastikan bahwa api semangat Bung Karno tentang pembangunan manusia Indonesia yang sehat, kuat, dan berdaya saing, tetap menyala di dada Gen Z dan Milenial.
“Semangat Bung Karno tentang pembangunan manusia Indonesia yang sehat, kuat, dan berdaya saing harus terus kita hidupkan melalui berbagai kegiatan positif seperti ini,” tambah Rio.
