
Penulis: Mega Anggawirya Zas | Minahasa
Di tengah pesatnya perkembangan sektor pariwisata Sulawesi Utara (Sulut), Wenny Lumentut menghadirkan sebuah terobosan baru melalui pengembangan kawasan Agotey Coffee and Duren Land di Desa Agotey, Kecamatan Mandolang, Kabupaten Minahasa.
Meski tidak lagi berada di panggung politik dan pemerintahan, Wenny memilih tetap berkontribusi dengan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui sektor agrowisata dan wisata olahraga.
Berlokasi di ketinggian sekitar 950 meter di atas permukaan laut (mdpl), kawasan ini menggabungkan konsep agrowisata kopi dan durian dengan wisata olahraga paralayang, menawarkan pengalaman berbeda bagi wisatawan lokal maupun mancanegara.
“Ratusan bibit durian dan beberapa jenis tanaman buah lainnya sudah siap ditanam. Kami akan mengupayakan agar berbagai varietas durian dapat tumbuh di lokasi ini,” ujar mantan Wakil Ketua DPRD Sulut tersebut.
Tidak hanya berorientasi pada pengembangan destinasi wisata, Agotey Coffee and Duren Land juga diproyeksikan memberikan dampak ekonomi yang luas bagi masyarakat sekitar. Kehadiran kawasan ini diharapkan mampu menyerap tenaga kerja lokal, membuka peluang usaha baru, serta menciptakan efek berganda (multiplier effect) bagi perekonomian Desa Agotey dan wilayah sekitarnya.
Dengan konsep yang memadukan keindahan alam pegunungan, perkebunan, dan aktivitas rekreasi, Agotey Coffee and Duren Land berpotensi menjadi salah satu destinasi favorit baru di Sulawesi Utara.
Terkait aspek legalitas, pengelola memastikan seluruh proses perizinan pembangunan dan operasional kawasan wisata tersebut telah dipenuhi sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang berlaku.
