Berita Utama

Puluhan Orang tak Dikenal Kepung Coco Supermarket

* Diduga Suruhan Manajemen

Puluhan Orang tak Dikenal Kepung Coco Supermarket
Karyawan Coco duduk tak bisa kerja karena toko sudah ditutup (foto beritamanado)

Manado – Suasana di halaman parkir Coco Supermarket, Rabu (25/7) siang mendadak tegang. Ratusan karyawan swalayan yang terletak di Jalan Sam Ratulangi, nomor 458, Kelurahan Ranotana ini kedatangan “tamu” puluhan orang tak dikenal. Pasalnya, hari ini sesuai jadwal adalah tanggal gajian, namun kedatangan orang-orang tak dikenal ini cukup mengkuatirkan karyawan.

“Mereka sudah ada sejak pukul 10 pagi dengan jumlah lebih dari 20 orang. Sepertinya mereka sengaja dimobilisasi oleh manajemen untuk melakukan intimidasi tapi kami tidak terpancing,” ujar Johny Sumendap, didampingi karyawan Coco lainnya.

ADVERTISEMENT

Tambah Johny yang mengaku sudah bekerja di Coco Supermarket hampir 15 tahun sebagai security, saat ditanya maksud kedatangan, salah-satu dari mereka hanya menjawab bahwa mereka disuruh oleh Andrei Angouw untuk mengangkat sisa-sisa barang di Coco.

“Jadi, salah-satu dari mereka saat ditanya mengaku disuruh pak Andrei, bahkan katanya mereka dari PDI (kader PDI-Perjuangan, red),” ujarnya.

Sementara untuk gaji karyawan, pihak manajemen hanya membayar upah sampai tanggal 3 Juli 2012. Padahal, sesuai anjuran Disnakertrans Kota Manado, pihak manajemen diwajibkan membayar gaji seperti semula selama masalah ketegakerjaan di Coco Supermarket sedang berlangsung.

“Manajemen terus melanggar anjuran Disnaker, selain mengabaikan untuk membayar pesangon, mereka juga tidak mau membayar gaji selama proses masalah belum selesai,” tutur salah-satu karyawan yang tak mau namanya ditulis.

Store Manajer Coco Supermarket, Robert Najoan hingga berita ditulis belum berhasil dikonfirmasi. (jerry)