Berita Utama

Wagub Victor Mailangkay: PKB GMIM Harus Kibarkan Iman, Kobarkan Pelayanan, dan Kabarkan Kasih Kristus

Wagub Victor Mailangkay: PKB GMIM Harus Kibarkan Iman, Kobarkan Pelayanan, dan Kabarkan Kasih Kristus
Wagub Victor Mailangkay

Peliput: Jhonli Kaletuang I Manado

Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Victor Mailangkay, mengajak seluruh Pria Kaum Bapa (PKB) Sinode GMIM untuk terus menjadi kekuatan moral, sosial, dan spiritual dalam kehidupan bergereja maupun bermasyarakat melalui semangat “Kibarkan, Kobarkan, dan Kabarkan”.

Ajakan tersebut disampaikan Wagub saat memberikan sambutan pada perayaan Hari Persatuan Pria Kaum Bapa (Hapsa PKB) Sinode GMIM Tahun 2026, Jumat (5/6/2026).

“Atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, saya menyampaikan selamat merayakan Hari Persatuan Pria Kaum Bapa Sinode GMIM Tahun 2026. Momentum iman ini hendaknya tidak hanya menjadi ajang persekutuan dan penguatan spiritual, tetapi juga memperteguh komitmen pelayanan, persaudaraan, serta pengabdian bagi gereja, masyarakat, daerah, dan bangsa,” ujar Mailangkay.

Menurutnya, Hapsa PKB merupakan peristiwa penting dalam perjalanan pelayanan GMIM yang menunjukkan eksistensi PKB sebagai kelompok kategorial strategis yang berperan menjaga ketahanan keluarga, menopang pelayanan jemaat, serta menjadi teladan dalam kehidupan sosial kemasyarakatan.

Di tengah perkembangan teknologi, perubahan sosial, dan berbagai tantangan ekonomi yang dihadapi masyarakat saat ini, Mailangkay menegaskan kehadiran PKB GMIM yang takut akan Tuhan menjadi semakin relevan dan dibutuhkan.

Ia menjelaskan, tema besar “Kibarkan, Kobarkan, dan Kabarkan” mengandung pesan pelayanan yang kuat bagi seluruh anggota PKB.

“Kibarkan berarti mengibarkan panji-panji iman, nilai-nilai Kristiani, dan semangat persatuan di tengah masyarakat. Pria Kaum Bapa harus tetap teguh memegang firman Tuhan, menjaga integritas, serta menjadi terang di mana pun berada,” katanya.

Sementara itu, “Kobarkan” dimaknai sebagai upaya membangkitkan semangat pelayanan, persaudaraan, dan pembangunan.

Menurut Mailangkay, api kasih Tuhan yang telah menyala dalam kehidupan setiap orang percaya harus terus dipelihara agar tidak padam.“Semangat melayani gereja, membantu sesama, menjaga persatuan, dan berpartisipasi dalam pembangunan daerah harus terus hidup dalam hati setiap anggota PKB GMIM,” ujarnya.

Adapun makna “Kabarkan”, lanjut Mailangkay, merupakan panggilan untuk memberitakan kabar baik melalui tindakan nyata yang mencerminkan kasih Kristus, seperti kejujuran, tanggung jawab, kerja keras, kepedulian sosial, serta komitmen menjaga kerukunan dan kedamaian.

Dalam kesempatan tersebut, Wagub juga mengapresiasi berbagai kegiatan perlombaan yang menjadi bagian dari perayaan Hapsa PKB.

Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana mempererat persaudaraan, menggali potensi, serta menumbuhkan karakter Kristiani dalam semangat sportivitas dan kasih.

Mailangkay menilai GMIM sebagai salah satu organisasi gereja terbesar di Sulawesi Utara memiliki potensi besar dalam mendukung pembangunan daerah.

Dengan jumlah anggota yang tersebar di berbagai wilayah, GMIM dan PKB memiliki kekuatan sosial yang dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat melalui berbagai program produktif dan edukatif.

“Pembangunan tidak dapat dilaksanakan oleh pemerintah semata. Dibutuhkan sinergi dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat, termasuk lembaga keagamaan dan organisasi gereja,” tegasnya.

Karena itu, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara berharap GMIM, termasuk PKB, terus berkontribusi dalam menjaga stabilitas sosial, memperkuat toleransi, mendukung pendidikan, pelayanan kemanusiaan, serta pemberdayaan masyarakat.

Di akhir sambutannya, Mailangkay mengajak seluruh anggota PKB GMIM untuk mendukung berbagai program pembangunan daerah, mulai dari peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan ekonomi masyarakat, pelestarian lingkungan hidup, ketahanan pangan, hingga pengembangan sektor pariwisata.

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara