Berita Utama

“Mereka Tidak Punya Rasa Kemanusiaan”

“Korban Eksekusi Lapor ke Polda dan Ombudsman”

"Mereka Tidak Punya Rasa Kemanusiaan"
Rumah yang dibongkar jadi puing (foto beritamanado)

Manado – Warga yang mendiami tanah depan Fakultas Sastra Unsrat Manado merasakan keadilan tak memihak mereka. Pasalnya, meski merasa tanah yang mereka duduki, sejak tahun 1994 telah dipisahkan dari Tanah Kampus eks Kampus IKIP Negeri Manado, namun pihak Rektorat Unsrat tetap melakukan eksekusi sepihak. Bahkan, Komite Perjuangan Pembaharuan Agraria (KPPA) tak digubris pihak Rektorat.

"Mereka Tidak Punya Rasa Kemanusiaan"
Oma Catotje berapi-api saat diwawancarai beritamanado (foto beritamanado)

“Mereka semena-mena dengan kami karena kami rakyat kecil. Dimana letak keadilan? Kalau adil, kenapa tanah yang lain dijual, ada apa ini? Mereka sungguh tidak punya rasa kemanusiaan!” tutur oma Catotje Assa dari Keluarga Putung-Assa bersama ibu Umi Polii.

Bahkan oma Catotje bersama warga lainnya yang rumah mereka dieksekusi bersikukuh tidak akan keluar dari lokasi tersebut. “Biar dorang mo bunuh pa kita, kita tetap mo tinggal disini,” ujar oma Catotje berapi-api sambil menunjuk puing-puing rumahnya yang baru saja dieksekusi.

Noldy, salah-satu keluarga korban eksekusi mengaku telah melaporkan pembongkaran rumah kepada Polresta Manado. “Dari Polresta kami akan ke pihak Propam Polda Sulut karena saat eksekusi ada polisi yang berjaga-jaga tapi hanya membiarkan saja, padahal surat eksekusi tidak ada,” tukas Noldy.

Selain ke pihak kepolisian, warga akan membawa masalah tersebut ke Ombudsman. “Kami juga akan ke Ombudsman,” tukas warga. (jerry)

23 tanggapan untuk ““Mereka Tidak Punya Rasa Kemanusiaan””

  1. waduh …

    Mudah – mudahan tidak semua Pimpinan di UNSRAT seperti no name dan nikom yang tata cara penyampaian komentar seperti diatas.

    Sekali lagi,.. Apabila pemberitaan di bm.com salah, silahkan ajukan bantahan atau fakta yg sebenarnya yang bertentangan dgn pemberitaan tsb.

    -Back to topik- dan harapan semoga kalian (termasuk nikom dan no name) bisa menyelesaikan masalah diatas (Oma dan keluarga yang lain) dgn baik

    Salam,
    Sam

  2. nda usah mo ‘kebakaran jenggot’ pake acara ‘cuci tangan’ kalo ngana ada blg2 begitu selama ini.,.,.ngana nda akan pernah tau siapa qta yg sebnarnya soalnya nda ptg kwa qta dan yg pasti qta memperjuangkan kebenaran.,.,,berbeda dengan ngana sam..,.maar bagus noh kalo ngana bilang begitu.,.,,, jilat ulang ngana pe ludah sandiri.,.,so lebe dapa lia ngana pe orang yg sebenarnya bagamana rupa.,

  3. Ahh.. Putar bale ngana sam, betul itu nikom ada blg. Bukang kali ini leh qta baca ngana p komentar for Unsrat. Ternyata pang putar bale juga ngana kang..!!! Kalo qta kwa so tau siapa ngana p diri yang sebenarnya dari dulu dengan apa yang ngana perjuangkan… Hahahahahaha

  4. ooo i see …
    Akhirnya ketahuan siapa nikom sebenarnya dan apa yang dia perjuangkan.

    Sekali lagi coba baca dengan seksama setiap kita pe komentar di setiap berita yang ada, pasti ada hubungannya karena salah satu acuan yg kita pake adalah beritamanado.com itu sendiri.
    dan sekali lagi dari setiap komentar yang kita tulis, kira2 selalu bilang bagini : “Kalau memang apa yang diberitakan oleh Bm.com itu salah dan keliru, silahkan anda muat berita dengan fakta2 yang mengatakan bahwa pemberitaan itu tidak benar/keliru.”
    kita rasa bm.com pun tidak akan keberatan untuk memuat berita anda yg menyatakan bahwa apa yg dimuat dalam bm.com ini salah/keliru.
    Itu adalah salah satu komentar yang cerdas dan bertanggungjawab.

    Ingat! .. ini adalah media online yang diakses oleh World Wide.
    Salam
    Sam

  5. ‘Jadilah Cerdas dalam berkomentar,’.,,.. lebe bae tujukan pa ngana pe diri sandiri.,.,soalnya bukang kali ini qta baca ngana pe komentar disini.,.., bilang2 asal tuduh2 org,,.. coba ngana baca ngana pe komentar2 sebelum2nya yg asal menuduh Unsrat,.,. (apalagi) Rektor,,.., (terutama) Daniel,,,.. dll di setiap rubrik berita.,.,, BAKACA kwa boss.,.., lia2 ulang ngana pe komentar.,.,, (kecuali sam2 yg laen yg tulis itu komentar) kalo memang sam yg laen qta minta maaf.,.,.. mar nda mngkin sam yg laen,.,… soalnya ngana pe ‘trademark’ salam sam selalu adaa..,.,…

  6. @nikom
    Nah, kalau situ tahu ttg fakta yang lain, ayolah buat berita ke redaksi dengan fakta – fakta yang ada dengan demikian ada informasi yang berimbang kepada para pembaca online (online = World Wide Access). kita rasa nikom paham dengan kita pe maksud.

    Kalaupun kita menggunakan berita di rubrik yang lain sebagai salah satu acuan, apakah salah? setidaknya ada perbandingan berita dibanding anda yg memulai komentar dengan tuduhan macam2 yang tidak berdasar.

    Jadilah Cerdas dalam berkomentar,
    Salam
    Sam

  7. Mo kase inga pa Berita Manado.com; jangan ja muat itu baku-baku ambe seperti di atas (sama deng sampah). Persoalannya, dorang pe komentar bukan pada hal yang menjadi topik berita tetapi so menyinggung pribadi-pribadi.Besae.

  8. inga2: talalu banyak orang pintar justru bisa beking banyak hal jadi bodok lho (misalnya melupakan hal yg sangat kecil yg harusnya gak terjadi)……
    – ini cuma for yg so baca berita di media lain ttg berita terkini unsrat hehehehehe –

  9. apa hubungannya orang tau hukum dengan komentar seperti itu.,., berarti ngana sandiri nda dapa qta pe ‘maksud’ dari komentar yg dimaksud.,.,..baca ulang2 depe ‘maksud’ dari itu komentar.,.,mar qta nda mo heran kalo ngana nda dapa itu ‘maksud’ soalnya ngana pe nalar (mungkin) nda sampe disitu.,.,,salah2 qta mo kutip ngana pe komentar “kayaknya cuma mo sembunyikan depe kebodohan” soalnya nda dapa itu nalar2 (itu baru bilang menganggap rendah orang lain)..
    Hint (supaya mngarti): jangan salah artikan itu ‘kuda’ sampe ngana bilang nyandak bernalar..

    ohh.. iyo kote sam, ngana cuma berdasarkan berita torang kwa berdasarkan fakta jadi kalo baca berita jangan talang mentah2 (apalagi kalo media yg cari muka mar salah2).,., soalnya torang dingin2 jo ini malah tatawa kalo baca ngana pe komentar.,.,.mar makase dang kalo ada berdoa akang.,, asal betul noh.., kage dusta…

  10. orang yg tau hukum nyandak akan berkomentar yg nyandak ada isi seperti:

    “sadis lei ini oma tau itu ombudsman.,.,, so ada ‘kuda’ pe tunggangan lagi ini.,.,.. hhahaaha”….

    itu tipikal komentar dari orang nyandak bernalar….

  11. Ada orang yg berkomentar santun mar kalakuan rusak, masih mending komentar yg meledak2 selama itu memang betul2 fakta daripada depe kalakuan tidak ubahnya sama dengan provokator.. Kalo nda merasa jangan tersinggung….

  12. @nikom, Mohon maaf kalau memang komentar saya sepertinya menyinggung anda sehingga anda melemparkan pernyataan seperti itu.

    Saya menulis komentar berdasarkan berita yang ada, TETAPI anda berkomentar tanpa ada latar belakang argumentasi apa2 … bahkan menuduh ada udang dibalik ketang (peribahasa yang di pelajari nikom disekolah?)

    Kalau ingin beradu argumen hati boleh panas tapi kepala tetap dingin, berkomentarlah dengan cerdas karena kalau tidak (seperti diatas) nikom dengan sendirinya menyatakan diri tidak cerdas dalam membela diri sendiri dan (mungkin) atasannya di Rektorat.

    Segala hal yang terjadi di UNSRAT adalah tanggungjawab kita bersama (sebagai Alumni dan mahasiswa) untuk mendoakan kalau tidak bisa terjun langsung,

    Doa kami untuk UNSRAT dan nikom,
    Salam
    Sam

  13. ohh yaaa.., jadi ceritanya ngana lebe tau hukum??.,.. qta nda jago hukum mar cukup melelahkan kalo mo jelaskan org yg sok tau (hukum atau tidak tau akar permasalahan) yg pada kenyataannya tidak tau apa2.., torang kwa bukang org muna jadi nda perlu mo sembunyikan ini itu.,,., jadi dapa lia itu kebodohan yg memang betul2 bodoh.,

  14. banyak org berpendidikan sering menganggap rendah orang lain, as if dorang lebih tau hukum dibanding orang lain…… sama seperti si nikom pe statement di komentar pertama…… (maar ini kayaknya cuma mo sembunyikan depe kebodohan, kelihatan dari gaya berkomentar…..)

  15. Kali lalu gedung SD tabakar kong ot pemadam kebakaran nimbole maso krn gerbang Unsrat takunci. Kong skrg eksekusi model Orde Baru. Sapa kang penanggung jawab Unsrat kalo bukang Rektor?

  16. sok tau ngana sam,..,. apalagi ngana pe paragraph kedua..,. doa2 apa lei ngana.,. udang di balik ketang…,

  17. Sam, kita bukan orang yang mengerti hukum. Tapi kalo membaca surat yg ditandatangani oleh Bororing kayaknya lemah sekali kekuatan hukum dari tu surat. Sepertinya (pada saat itu) rektorat cuma cari gampang dengan memberikan surat itu, tanpa memperhitungkan konsekuensinya ke depan. Itulah sebabnya menurut kita ada baiknya kalo Pusat Bantuan Hukum Unsrat terlibat di sana. Selama ini kita belum pernah dengar dorang pe gebrakan, padahal kita tau dorang ada di Unsrat.

  18. Pendapat Je benar, karena dgn pendmpingan tsb diharapkan solusi yg baik dan kiranya bisa memuaskan semua pihak.
    Berdasarkan surat keterangan dari pihak Unsrat nomor 527a/PT15.H18/RT/1994 yang ditandatangani Kepala Biro Administrasi H. Bororing (disahkan oleh Rektor pada masa itu) menunjukkan itikad baik dan rasa tanggungjawab dalam bermusyawarah (lihat : http://beritamanado.com/berita-utama/sudah-dipisahkan-sejak-1994-rektorat-unsrat-tetap-eksekusi/98146/)

    Memang sayang sekali kalau pihak UNSRAT yang adalah institusi pendidikan malah menjadi ‘Musuh’ masyarakat sekitar ditambah lagi begitu banyak gonjang – ganjing kasus di UNSRAT yang menyeret nama Rektor dalam hal ketidaktaatan hukum dan penyimpangan hukum.
    jangan sampai lagi ditambah dengan tragedi kemanusiaan seperti ini.

    Doa kami untuk UNSRAT.
    Salam
    Sam

  19. sadis lei ini oma tau itu ombudsman.,.,, so ada ‘kuda’ pe tunggangan lagi ini.,.,.. hhahaaha

  20. Seharusnya Unsrat bikin pendampingan terhadap masyarakat yg kena gusur. Pendampingan bisa menjadi jembatan untuk universitas dan orang2 yg tergusur saling paham hak dan kewajiban masing. Kan ada Pusat Bantuan Hukum (kalo gak salah namanya – yg ada di bawah LPM) di Unsrat? Sayang sekali kalo institusi pendidikan justru jadi ‘musuh’ masyarakat sekitar.

  21. Saya kira klo unsrat melakukan pembongkaran bukan tanpa dasar dan tentunya bisa dipertgjwbkan

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara