MANADO – Perkembangan suatu daerah tidak hanya berada di tangan kepala daerah, melainkan keterlibatan semua pihak utamanya pemuda. Pasalnya dipundak pemudalah masa depan daerah dipertaruhkan. Bila pemudanya rusak maka rusak pula masa depan daerah.
Hal ini diungkapkan Pdt. Billy Johannis, selaku tokoh masyarakat Minahasa
kepada beritamanado, Selasa (01/02) sore.
“Tidak dapat dipungkiri kalau pengaruh perkembangan tekhnologi dan kota besar sangat berdampak pada keimanan. Seorang gadis Minahasa misalnya, ketika di daerah sendiri taat beribadah, begitu ke kota besar terjerumus,” tuturnya.
Dia menambahkan mengenai reklamasi Pantai Kalasey kepada pemuda Minahasa untuk melihat persoalan pembangunan Minahasa tersebut dengan lebih cerdas. (mois)

@ Pdt Billy Johanis…
Terminologi pemuda yang anda sebutkan masih absurd…
Contoh… banyak pemuda (umur < 30 tahun) jadi pemuda sudah berkarya jadi PNS…dan politikus di Dewan.
Soal rekalamasi kalasey…mengapa harus pemuda yang diimbau…bukannya masyarakat sekitar ???
@ Novie…
Bung… pemuda skarang sudah diberi kesempatan sangat besar…jadi tukang ojek…jadi polisi/tentara…jadi PNS…jadi penjajah cinta (kalau dia mau…alias mental kerupuk tak mau berkeringat/bekerja keras untuk satu tujuan yang kuat…
Jadi mo keluh kesah pa sapa….
Salam untuk merenung…
Boleh mo tanya, itu kategori pemuda sampe umur berapa kang?
INDONESIA MENGGUGAT II
http://www.fkjn.org
http://jongnusantara.blog.com
http://fkjn.org/Indonesia Menggugat II.html
Mau terlibat bagaimana???…pemuda saat ini sering merasa hanya dipandang sebelah mata…., tidak diterima, dibilang belum ada pengalaman, tidak diberi kesempatan……dan tidak-tidak lainnya….mudah-mudahan tidak ada kesimpulan kalau yang tua-tua tidak rela pemuda-pemuda itu maju….. Wong dikasi dorongan lah, dilatih, diberi wejangan biar pemuda punya kepercayaan diri…., dan yang paling penting ya dikasi kesempatan….. :)
Selain itu, para penguasa dan wakil rakyat saat ini berilah contoh yang baik sehingga menjadi Tokoh Panutan (Role Model), bukan seperti yang kebanyakan terjadi saat ini….. yang harusnya menjadi contoh dan panutan kepada pemuda dan masyarakat malah bertindak seenaknya bahkan mungkin tidak bermoral….
Kesimpulannya, berilah kesempatan dan kepercayaan itu kepada orang muda untuk berpartisipasi lebih banyak lagi dalam pembangunan daerah.
“BERIKAN KU 10 ORANG ANAK MUDA DAN NISCAYA AKAN AKU GEGARKAN DUNIA..”(“..Give me 10 young men and believe me, i can shake the world..”) —Bung Sukarno— …
Salam MEmbangun……