Berita Utama

Sosok Jojo Langie, Putra Sulut yang Jadi Terbaik Pertama Seleksi AKPOL 2026

Sosok Jojo Langie, Putra Sulut yang Jadi Terbaik Pertama Seleksi AKPOL 2026
Johanes Adhyaksa Pesik Langie.

MANADO, BeritaManado.com – Di antara ribuan harapan yang bersaing, satu nama melangkah ke garis terdepan. Johanes Adhyaksa Pesik Langie akrab disapa Jojo resmi dinyatakan lolos seleksi Akademi Kepolisian (AKPOL) 2026 sebagai terbaik pertama, mengharumkan nama keluarga sekaligus Sulawesi Utara.

Jojo adalah putra dari Kapolda Sulut Irjen Pol. Dr. Roycke Harry Langie, S.I.K., M.H., dan Ibu Joan Langie Koloay. Namun prestasi ini bukan sekadar soal nama besar sang ayah ini adalah cerita tentang kerja keras seorang pemuda 17 tahun yang memilih menempa dirinya jauh sebelum hari penentuan tiba.

Menyingkirkan 5.432 Pesaing

Jalur yang ditempuh Jojo bukan jalur mudah. Melalui kuota Pemerintah Daerah DKI Jakarta, ia harus bersaing dengan 5.432 pendaftar yang datang dari penjuru ibu kota. Dari ribuan itu, hanya segelintir yang lolos dan Jojo ada di urutan paling atas.

Bukan Pemuda Biasa

Lahir di Bekasi, 7 Juli 2008, Jojo tumbuh sebagai sosok yang tak hanya unggul di satu bidang. Lulusan SMA Presiden Boarding School ini menorehkan jejak prestasi yang panjang:

  1. Paskibraka Nasional 2024 — Wakil Provinsi Jawa Barat
  2. Silver Medal MBW Taekwondo International Championship Malaysia 2025
  3. Appreciation Excellent The World Scholar’s Cup Bali 2025.

Taekwondo, akademik, kepemimpinan Jojo melatih semuanya.

Dua Tahun Persiapan, Satu Momen Penentuan

Keberhasilan ini bukan hasil semalam. Selama dua tahun, Jojo disiplin mengikuti bimbingan belajar di dua tempat sekaligus, membangun kesiapan fisik dan mental secara bersamaan.

Sosok Jojo Langie, Putra Sulut yang Jadi Terbaik Pertama Seleksi AKPOL 2026
Keluarga Langie – Koloay

Keluarga Langie-Koloay memang menanamkan satu prinsip sejak dini: disiplin bukan hukuman, melainkan pondasi.
Dan pondasi itu kini terlihat hasilnya tidak hanya pada Jojo, tetapi pada karakter seluruh anak-anaknya.

Sang Ayah Bicara: Ini Baru Awal!

Di tengah rasa bangga yang tak tersembunyi, Irjen Pol. Roycke Harry Langie justru memilih menyampaikan pesan yang mengingatkan:

“Keberhasilan Jojo adalah buah dari konsistensi dan disiplin. Tapi ini adalah awal dari perjalanan panjang. Belajar tidak boleh berhenti, karena dunia terus berkembang. Bahkan bagi saya sendiri, usia bukanlah penghalang untuk terus menuntut ilmu.”

Bukan sekadar kata-kata. Sang Kapolda baru saja membuktikannya sendiri menyelesaikan program doktoral (S3) di Universitas Trisakti dengan predikat Cumlaude.

Kisah Jojo adalah pengingat bahwa prestasi tidak lahir dari keistimewaan, melainkan dari keberanian untuk berproses. Bagi generasi muda Sulawesi Utara dan Indonesia namanya kini menjadi salah satu bukti bahwa disiplin, kerja keras, dan doa bukan klise. Itu adalah jalan nyata menuju impian.

Deidy Wuisan

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara