Minsel

Palinggi Sesalkan Aksi Pelemparan oleh Warga Minsel Sendiri

Amurang – Anggota DPRD Sulut Kristovorus Deky Palinggi menyesalkan aksi pelemparan batu terhadap kendaraan yang melintas di ruas trans Sulawesi, Desa Pakuweru, Kecamatan Tenga, Minahasa Selatan dalam beberapa hari terakhir.

“Sangat disesalkan karena pelemparan dilakukan oleh warga Minsel sendiri yang justru merusak suasana Natal yang sementara dirayakan umat Kristiani”, tutur Palinggi dihubungi via handphone, Minggu (28/12/2014) malam.

Legislator dapil Minsel dan Mitra ini mendesak pemerintah yakni kepala kecamatan, hukum tua dan kepolisian sektor meningkatkan pengawasan dan patroli di lokasi yang sering terjadi pelemparan tersebut.

“Perlu peningkatan patroli oleh Polsek setempat sebagai langkah pencegahan agar tidak terulang. Sementara bagi pelaku diberikan sanksi hukum”, tukas Palinggi.

Sebelumnya diberitakan anggota komisi 1 DPRD Sulut, Rocky Wowor mengaku menerima banyak keluhan warga bahwa sering terjadi pelemparan mobil dengan batu di ruas trans Sulawesi terutama di simpang empat Desa Pakuweru.

“Sudah banyak laporan yang saya terima dari warga Minahasa dan Bolmong bahwa pelemparan dari oknum-oknum yang tidak dikenal terjadi setiap hari pada malam hari”, jelas Rocky Wowor kepada BeritaManado.com, Minggu (28/12/2014) sore.

Legislator PDI-Perjuangan ini mendesak pemerintah dan aparat kepolisian bertindak cepat karena kondisi tersebut sangat meresahkan dan mengancam keselematan pengguna jalan.

“Apalagi ruas tersebut adalah jalan nasional penghubung antar kabupaten dan provinsi. Aparat harus bertindak cepat dan menangkap para pelaku”, tegasnya. (jerrypalohoon)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara