Tahuna – Kota Tahuna merupakan salah satu daerah yang masuk dalam pengusulan Pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) yang rencananya akan diparipurnakan di DPR RI pada Selasa (23/9/2014) hingga sore ini belum juga terlaksana, hal ini dibenarkan oleh Kepala Bagian Pemerintahan Setda Sangihe Danny Mandak.
“ Hari ini belum, nanti kamis (24/9/2014) dan kalau Kota tahuna masuk disalah satu DOB maka langsung di Paripurnakan Kamis nanti.” Kata Mandak kepada beritamanado melalui seluler dari Jakarta Selasa (23/9/2014) sore tadi.
Dirinya pun, tetap optimis Kota Tahuna masuk disalah satu DOB yang akan diparipurnakan nanti.
“ Tentu Tetap optimis Kota Tahuna bisa masuk, dan besok sore pasti sudah ada informasinya, karena sampai sore ini belum diberitahu oleh tim daerah mana yang masuk. “ tutupnya sambil mengatakan akan menghubungi beritamanado besok kalau sudah ada hasilnya.(gun)

“NASIB KOTA TAHUNA MASIH MENGAMBANG”
Einstein benar2 panas dan mendidih membaca topik ini…
Sebagai daerah perbatasan yang seharusnya dielus2 oleh pemerintah… ini merupakan sebuah ‘TANTANGAN’…alias ‘MENANTANG’…
Warga di wilayah kepulauan perbatasan bisa mondar-mandir ke Philipina, namun untuk mendatangi ibukota kabupaten mereka harus menunggu kapal perintis sebulan sekali, dan mereka merasa sangat dianaktirikan karena pemerintah tak menganggap mereka penting…
Hal ini juga terjadi karena pemerintah Kabupaten terlalu terlena di kota Tahuna sebagai ibukota kabupaten…
Andaikata Kabupaten Sangihe telah terpisah dari kota Tahuna, berarti HRM-JEG akan berkonsentrasi membangun daerah Sangihe termasuk wilayah pesisir dan perbatasan…
4 Penjuru Perbatasan Indonesia :
1. Perbatasan Barat : Aceh, GAM bergolak
2. Perbatasan Timur : Papua, GPK bergolak
3. Perbatasan Selatan : TimTim lepas dari NKRI
tersisa perbatasan utara yang aman namun dianggap sepele oleh pemerintah Pusat maupun Propinsi…
beberapa wilayah di perbatasan utara seperti marore dan miangas, masyarakat setempat dapat mengunjungi Philipina tanpa harus menggunakan paspor maupun Visa…
Keberadaan Marore dan Miangas menguntungkan NKRI dengan keberadaan batas wilayah teritorial laut yang sangat luas bagi RI…
Jangan lagi mengabaikan aspirasi warga Nusa Utara…!!!