
Suasana di salah satu rumah warga Kampung Kendahe II Sahabe, Tahuna
Penulis: Tahuna | Tahuna
Tujuh jam pasca gempa bumi berkekuatan 7,7 Skala Richter (SR) di suasana di Kampung Kendahe II Sahabe Kecamatan Kendahe tidak lagi diliputi rasa panik.
Hal itu sebagaimana kesaksian salah satu warga setempat Rukmiyati Makataku kepada BeritaManado.com, Senin (8/6/2026) siang.
Ia mengatakan waktu kejadian Senin pagi, warga cukup panik dan berada di luar rumah untuk memastikan kondisi yang ada.
“Kami saat ini sedang duduk-duduk di teras rumah untuk memastikan kondisi tetap aman meski sejauh ini ada beberapa kali gempa susulan namun kekuatannya lebih kecil dari sebelumnya,” ungkap Rukmiyati.
Ditambahkannya, warga lain juga melakukan hal serupa sambil memantau kondisi kampung hingga ke area pantai.
“Suasana di pantai juga saat ini tampak normal tidak ada tanda-tanda potensi tsunami meski ada peringatan dari BMKG dan pemerintah daerah,” ujarnya.
Ia juga menambahkan sewaktu gempa pertama kali tadi pagi, bahkan jaringan selular sempat mati,.demikian juga denga listrik.
“Sampai siang ini sudah ada beberapa kali gempa susulan namun tidak seperti yang pertama kali. Kaki tentu berharap tidak terjadi hal yang tidak diinginkan,” harapnya.
