
Sangihe, BeritaManado.com – Warga Kelurahan Apengsembeka, Kecamatan Tahuna, dikejutkan dengan tragedi berdarah pada Minggu (14/9/2025) sore. Seorang pria bernama Jeferson Takasumiang (39) tewas ditikam oleh pamannya sendiri, ST (59), di rumah korban.
Informasi yang diperoleh, sekitar pukul 13.00 WITA, pelaku mendatangi rumah keponakannya. Saat itu, korban yang dalam kondisi mabuk terlibat adu mulut dengan pelaku. Pertengkaran sempat mereda setelah korban masuk ke kamar untuk beristirahat.
Namun, sekitar pukul 16.00 WITA, istri korban, Enjelia Tinungki, melihat pelaku berada di rumah sambil menggenggam pisau. Ia sempat berjalan ke arah pantai, tetapi ketika kembali, mendapati suaminya sudah tergeletak bersimbah darah.

“Saya tidak pernah menyangka akan berakhir seperti ini. Begitu kembali dari pantai, suami saya sudah tergeletak dengan luka tikam,” ujar Enjelia
Korban sempat dilarikan ke RSD Liun Kendage Tahuna, namun nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia pukul 18.22 WITA. Hasil pemeriksaan medis menunjukkan dua luka tikam, masing-masing di ulu hati dan pinggang kiri.
Usai menikam keponakannya, pelaku melarikan diri lewat jendela rumah. Tidak lama berselang, ia akhirnya menyerahkan diri ke Polres Kepulauan Sangihe. Dari keterangan awal, pelaku mengaku nekat karena sakit hati setelah sering dihina dan dimaki korban.
(IvAn Xaverius)
