
Penulis: Mega Anggawirya Zas | DPRD Sulut
Wakil Ketua Komisi IV DPRD Sulut Louis Carl Schramm meminta Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) memastikan ketersediaan stok obat-obatan tetap aman sebagai bagian dari langkah antisipasi menghadapi potensi bencana alam di daerah.
Permintaan tersebut disampaikan Louis Schramm, saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi IV DPRD Sulut bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sulut dan sejumlah UPTD rumah sakit daerah, Selasa (14/07/2026) siang ini.
Menurut Louis, Sulut merupakan wilayah yang memiliki potensi bencana alam, sehingga kesiapan sektor kesehatan, khususnya ketersediaan obat-obatan, harus menjadi perhatian serius pemerintah.
“Kami meminta Dinas Kesehatan harus siaga terkait stok obat-obatan. Kita semua tentu berdoa agar Sulut aelalu dijauhkan dari bencana, tetapi kesiapsiagaan tetap harus dilakukan sebagai bentuk mitigasi bencana,” tegas Louis.
Ia menambahkan, ketersediaan obat-obatan menjadi salah satu faktor penting dalam penanganan cepat apabila sewaktu-waktu terjadi keadaan darurat.
Karena itu, Komisi IV DPRD Sulut mendorong Dinkes Provinsi Sulut untuk terus melakukan pemetaan kebutuhan obat, memperkuat sistem distribusi, serta memastikan seluruh fasilitas kesehatan memiliki persediaan yang memadai guna menghadapi berbagai kemungkinan.
Langkah tersebut dinilai sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana, termasuk memastikan layanan kesehatan tetap berjalan optimal saat kondisi darurat.
