Manado – Ketua Komunitas Yahudi Indonesia (KYI) Mrs Maureen Hanna bersama pimpinan Synagogue Shaar HaShamayim Yaakov Baruch, menyatakan keprihatinan atas tewasnya tiga remaja Israel, yang sebelumnya dinyatakan hilang ketika berangkat dari rumah mereka menuju ke sekolah di sekitar Hebron 12 Juni lalu.
“Bela sungkawa yang sedalam-dalamnya kami sampaikan atas meninggalnya tiga remaja Israel tersebut,” ujar Mrs Maureen Hanna dan Yaakov Baruch kepada BeritaManado.com, Selasa (1/7/201).
Sebagai bentuk keprihatinan, dan untuk mengenang kepergian para remaja Israel tersebut, lanjut keduanya, malam ini akan diadakan memorial services di Synagogue Shaar HaShamayim Tondano.
Sebagaimana dilansir voaindonesia.com, Israel menuduh Hamas menjadi otak atas penculikan tiga remaja Israel. Sementara itu, beberapa laporan menyatakan, mayat ketika remaja itu ditemukan di dekat Desa Halhul, yang lokasinya berdekatan di mana mereka hilang. Hamas sendiri menyangkal terlibat dalam hilangnya ketiga remaja itu.
Diberitakan juga, sejak hilangnya ketiga remaja itu, ketegangan antara Israel-Palestina kembali memuncak. (*/tim)
Baca juga:
- Komunitas Yahudi Sulut Sayangkan Seragam Mirip Nazi
- Rabbi Yaakov Baruch Jelaskan Komunitas Yahudi Yang Ada di Manado
- Hanya Satu Komunitas Yahudi di Indonesia yang Diakui Israel dan Amerika
- Komunitas Yahudi Manado Bakal Rayakan HUT Kemerdekaan Israel
