Dalam kesimpulannya, Kelompok 2 Program Doktoral Ilmu Kesehatan Masyarakat Unhas menegaskan bahwa perlindungan pekerja dari risiko bahan kimia memerlukan pendekatan yang lebih ilmiah, terukur, dan berbasis data.
Penilaian risiko tidak boleh berhenti sebagai dokumen administratif semata, melainkan harus menjadi dasar pengambilan keputusan untuk menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman, sehat, dan berkelanjutan.
Untuk kebutuhan media online, artikel ini juga berpotensi kuat dengan kata kunci SEO: paparan bahan kimia di tempat kerja, risiko bahan kimia, K3, keselamatan dan kesehatan kerja, Cumulative Risk Assessment, dan Unhas Makassar.
