Berita Utama

Jems Tuuk Desak Penjabat Gubernur Hentikan Alfamart dan Indomaret

Indomaret Manado – Kehadiran minimarket Alfamart dan Indomaret telah membunuh ribuan pengusaha kecil di Sulawesi Utara. Anggota DPRD Sulut, Jems Tuuk, mendesak kepada penjabat Gubernur Dr Soni Sumarsono menghentikan pemberian ijin pembukaan Alfamart dan Indomaret.

“Jika pemimpin sebelumnya meloloskan saya berharap penjabat gubernur yang oleh Mendagri ditugaskan menata politik dan perekonomian di Sulawesi Utara dapat bersikap tegas menghentikan Alfamart dan Indomaret tidak bertambah satu cabangpun agar rakyat bisa melihat bapak Soni Sumarsono benar-benar datang membawa pedang keadilan di tanah nyiur melambai,” ujar Jems Tuuk.

Lanjut Tuuk, pemerintahan kedepan dapat memperhatikan masyarakat ekonomi lemah. “Peningkatan kesejahteraan harus dimulai dari pemberdayaan masyarakat ekonomi lemah. Implementasinya melalui kebijakan pembangunan termasuk izin usaha tidak mengutamakan pengusaha besar,” tukas Tuuk. (jerrypalohoon)

 

 

12 tanggapan untuk “Jems Tuuk Desak Penjabat Gubernur Hentikan Alfamart dan Indomaret”

  1. Ada plus minus nya… tapi kebanyakan yg belanja di alfa/indomart itu hanya transit. Penduduk asli setempat justru memilih warung2 lokal. Dikota2 lain juga alami hal yg sama.

  2. Bapak Julio Mugama,anda tidak tahu business kalau sudah monopoli maka dia bisa mempermainkan harga.
    Dengan adanya INDOMARET/ALFAMART maka orang akan lebih konsumtif lagi. Harga barang yg sama di Warung akan kalah bersaing karna mereka langsung mengirim dari produsen sedangkan warung sudah melewati beberapa tangan.
    Silahkan anda pertimbangkan untung ruginya :

    ALFAMART/INDOMARET, keuntungan ke pihak indomaret/ALFAMART di jakarta.
    Pegawai sebagian besar dari luar daerah.

    WARUNG: Keuntungan ke pemilik warung, dan supplier yang rata2 menggunakan pegawai lokal.

  3. Untuk bapak Sonny Markus, anda mempertanyakan masalah lapangan pekerjaan.
    Saya mau tanya, apa bapak tahu berapa banyak penduduk sekitar ALFAMART dan INDOMARET yang diberdayakan ?
    Karena setahu saya dan ini yg terjadi di ALFAMART dan INDOMARET LAIKIT/MATUNGKAS bahwa tidak ada warga disekitar MART ini yang dipekerjakan/semuanya orang dari luar daerah. Ini kenyataan yang kami lihat sendiri. Seharusnya mereka memberdayakan penduduk sekitar bukan mengambil orang2 dari luar SULUT seperti dari Makassar.
    Kami tunggu comment dari pihak manajemen ALFAMART/INDOMARET. Jangan Basambunyi.

    Kong Pak Bupati SOMPIE jangan kase ijin dengan persetujuan memberdayakan masyarakat sekitar MART tapi tidak diawasi. Tolong kirim tim pengawas.

  4. saya salah satu dari ribuan pedagang kecil di daerah malalayang semenjak indomaret & alfamart ada di kiri kanan jln sepanjang mllyg wrung saya jadi sei pengunjung.. apakah gak cukup satu saja yg beroperasi kenapa harus di sepanjang jalan kiri kanan ada gerainya! kami butuh pemimpin yg bijak dan mengerti rakyat kecil sprti kami yg seharusnya lebih berhak maju ditanah sendiri. jangan biarkan pendatang mengusir & memiskinkan kami dari tanah manado yg kami cintai..!!!

  5. Awas model penipuan baru.
    Kami konsumen di MINUT merasa ditipu oleh pihak INDOMARET dan ALFAMART. Beberapa hari yang lalu kami membeli barang di INDOMARET dan ALFAMART di desa LAIKIT/MATUNGKAS. ternyata harga yang tertulis pada kemasan/pajangan berbeda dan lebih mahal sama harga yang ada pada kasir/yang harus dibayar.

    Mohon pihak Kepolisian dan YLKI untuk mengecek kembali. Dan kalau terbukti maka pihak manajemen INDOMARET dan ALFAMART harus bertanggung jawab.

  6. Negatifnya: buat pedagang kecil omset menurun, buat masyarakat yg tidak terlalu memperhatikan hrga brg belanjaan banyak yg dibodohi atau ditipu.
    Positifnya: membuka banyak lapangan kerja ( tapi sayang kebanyakn karyawannya bukan dari daerah sendiri), membantu memenuhi kebutuhan masyarakat didaerah2 sehingga tidak perlu jauh2 untuk berbelanja.
    Intinya pemerintah harus lebih memperhatikan masyarakat kecil dalam hal suntikan dana untuk modal usaha dengan bunga yg relatif kecil. Salam

  7. Saya setuju dengan ide menghentikan menjamurnya alf*mart dan Ind*maret. Masalahnya ada di listrik. Beberapa minggu lalu saya membaca berita di media massa bahwa 1 gerai minimarket tersebut di Manado meminta instalasi listrik dari PLN sebanyak 15.000-18.000kwh. Nah 100 gerai (menurut info target banyaknya gerai Ind*maret yang akan berdiri di Manado dan belum termasuk gerai2 alf*mart) saja berarti sudah mencapai 1.5mW. Sedangkan SULUT menurut PLN sedang kekurangan 70-80mW. Bisa anda duga, rakyat Manado dan SULUT lah yang akan menanggung akibat dari pembengkakan defisit tersebut dalam bentuk pemadaman listrik yang terus menerus

  8. Iya bgus ttup joh,,soalnya bnykk kecuranganleh,, msa hrga di pajangan beda,serta smo bayar di kasir jdi lebih mahal,aplagi dpebrg2 blom termsuk ppn,,jdi torg mo bayar so double,klo org nd tarukira mo bbelanja ..

  9. Bapak dewan yang terhormat, kebetulan anda dari PDI P, alangkah baiknya usulan bapak disampaikan kepada calon gubernur yg satu partai sama bapak. OD-SK. Kalau tuhan sayang bisa menang, saya yakin usulan bapak lebih mudah diterima direalisasikan. Mudah2an kajian bapak tentang INDOMARET dan ALFAMART bisa ditutup tahun depan sama OD SK.. Bravo Jems Tuuk, Bravo OD SK…. MERDEKA!!!

  10. Saya setuju indomaret dan Alfamart dibatasi bukan ditutup total . Idealnya supaya tidak membunuh warung-warung kecil , sebaiknya tiap kecamatan dibatasi cukup 1 (satu) toko Indomaret dan Alfamart .

  11. banyak org yg cuma tau komentar, tapi apakah DIA sdh pernah menyiapkan lapangan kerja utk anak2 yg tdk dpt lanjut kuliah? Yg ada saat ini HANYA di ALFAMART dan INDOMARET…MASALAH WARUMG? sbgai umat beragama pasti yakin bahwa semua rejeki datangnya dari TUHAN. Sudah ribuan tenaga kerja yg ditampung oleh ALFAMART DAN INDOMARET.dgn gaji sesuai UMP SAYA ingin tanya kebapak … sdh berapa banyak masyarakat yg bpk perkerjakan ditempat usaha bapak?

    • Bukannya saya berpihak, hanya saja apa salah Indomaret dan Alfamart didirikan di Sulut? mungkin bagi beberapa pemilik warung-warung kecil, Indomaret dan Alfamart menjadi saingan yang berat. Bahkan mungkin ada beberapa yang mengalami kerugian. Tapi, banyak juga masyarakat malah berpikiran sebaliknya. Indomaret dan Alfamart menyediakan kebutuhan yang memang tidak semua dijual pada warung-warung kecil dan justru menurut saya malah menolong masyarakat yang tinggal didaerah sekitar minimarket tersebut. Dengan adanya Alfamart dan Indomaret masyarakat di sekitar tak perlu jauh-jauh naik kendaraan menuju pusat pertokoan untuk mendapatkan beberapa kebutuhan yang hanya di Jual di toko toko besar dan yang tidak dijual di warung-warung kecil. Mereka bahkan bisa menghemat uang transportasi. Mohon di kaji ulang mengenai keputusan bapak/ibu dewan :)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara