Berita Utama

Hari Kartini: Dari Sulut, Christiany Eugenia Paruntu Tegaskan Perempuan Harus Ambil Peran Strategis

Hari Kartini: Dari Sulut, Christiany Eugenia Paruntu Tegaskan Perempuan Harus Ambil Peran Strategis
Christiany Eugenia Paruntu menegaskan pentingnya peran strategis perempuan dalam momentum Hari Kartini.

Penulis: Tim Redaksi

Momentum peringatan Hari Kartini kembali mengingatkan pentingnya peran perempuan dalam pembangunan bangsa. Dari Sulawesi Utara, Christiany Eugenia Paruntu menegaskan bahwa perempuan saat ini harus berani mengambil peran strategis, tidak lagi berada di belakang.

Perempuan yang akrab disapa CEP ini menilai, semangat emansipasi yang diperjuangkan R.A. Kartini kini harus diwujudkan dalam tindakan nyata, terutama dalam kepemimpinan dan pengambilan keputusan di berbagai sektor.

Menurutnya, perempuan memiliki kapasitas yang sama untuk berkontribusi dalam pembangunan, termasuk pada isu-isu besar seperti energi, ekonomi, dan kebijakan publik.

Perempuan harus berani tampil dan mengambil peran strategis. Kesempatan itu terbuka, tinggal bagaimana kita memanfaatkannya untuk kemajuan bersama,” menjadi garis besar pandangan yang kerap disampaikan Christiany Eugenia Paruntu dalam berbagai kesempatan.

Dalam konteks pembangunan nasional, terkini, ia juga menyoroti pentingnya pemerataan pengembangan energi baru terbarukan (EBT), khususnya di wilayah Indonesia Timur seperti Sulawesi Utara.

Ia menilai, daerah di luar Pulau Jawa memiliki potensi besar yang belum dimaksimalkan secara optimal.

Karena itu, kebijakan energi ke depan perlu lebih berpihak pada daerah agar pertumbuhan ekonomi bisa lebih merata.

“Kita punya potensi besar di daerah, termasuk di Sulawesi Utara. Ini harus didorong agar tidak terjadi ketimpangan pembangunan,” ujarnya.

Selain dikenal aktif dalam mendorong isu strategis, Christiany Eugenia Paruntu juga dinilai sebagai salah satu figur perempuan yang konsisten menunjukkan kepemimpinan di Sulawesi Utara.

Kiprahnya di dunia politik menjadi bukti bahwa perempuan mampu berada di garis depan dan membawa perubahan nyata.

Momentum Hari Kartini pun menjadi refleksi bahwa perjuangan perempuan saat ini tidak lagi sebatas simbol, tetapi telah berkembang menjadi gerakan nyata di berbagai bidang.

Di Sulawesi Utara sendiri, semakin banyak perempuan yang kini tampil sebagai pemimpin, baik di sektor pemerintahan, politik, hingga ekonomi.

Hal ini menunjukkan bahwa ruang bagi perempuan untuk berkembang semakin terbuka luas.

Semangat Kartini hari ini hidup dalam kiprah perempuan-perempuan yang terus mendorong perubahan.

Dari Sulawesi Utara, pesan itu semakin jelas: perempuan tidak hanya mampu, tetapi juga siap menjadi penentu arah masa depan.

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara