
Penulis: Sri Surya | Manado
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) RI, Amalia Adininggar Widyasanti, melaporkan bahwa perekonomian Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menunjukkan performa yang semakin tangguh.
Hal itu disampaikan Amalia saat memberi pemaparan pada Musrenbangda RKPD Tahun 2027 Provinsi Sulawesi Utara di Manado, Kamis (9/4/2026).
Amalia menjelaskan, pada tahun 2025, ekonomi Bumi Nyiur Melambai tercatat tumbuh sebesar 5,66 persen (year-on-year), melampaui capaian tahun 2024 yang sebesar 5,39 persen.
“Ekonomi Sulawesi Utara 2025 tumbuh 5,66 persen (yoy), lebih tinggi dibanding 2024 yang tercatat 5,39 persen (yoy),” ujar Amalia.
Amalia memaparkan bahwa seluruh kabupaten dan kota di Sulawesi Utara mencatatkan pertumbuhan positif.
Secara khusus, Kota Bitung menjadi daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di tingkat provinsi, yakni mencapai 6,67 persen (cumulative-to-cumulative).
Sementara itu, Kota Manado tetap menjadi penyumbang terbesar terhadap PDRB Sulawesi Utara dengan kontribusi mencapai 28 persen.
“Untuk Manado, kontribusinya sebagian besar didorong oleh sektor jasa atau tersier,” kata Amalia.
