Manado – Polda Sulut kembali memeriksa dugaan korupsi pengadaan kapal Coelecanth yang pengerjaannya telah rampung namun tidak sesuai spesifikasi itu. Kali ini, dugaan berbanderol sekitar 4 Miliar tersebut membawa Prof KAW Masengi, Dekan Fakultas Ekonomi Unsrat harus diperiksa Polda Sulut, Rabu (10/02/10) kemarin.
Ditemui wartawab usai pemeriksaan, Masengi mengatakan kedatangannya ke Mapolda Sulut untuk memenuhi panggilan terkait sebagai saksi Ahli dalam kasus ini.
“Kapal tersebut tidak sesuai dengan spesifikasi peralatan yang dipakai, sedangkan pembuatan kapal sekitar bulan Maret tepatnya sebelum WOC digelar,“ imbuhnya.

Saksi ahli hrs benar2 ahli dan akurat dlm menetapkan data2 spek teknis kapal tsb, sehingga penyidik juga dengan mudah menetapkan ada kesalahan, kekurangan, kelainan, modifikasi, ataupun penyimpangan yg tdk sesuai dengan dgn keadaan yg sebenarnya. Semakin banyak penyimpangan atau ketidak sesuaian antara data spek teknis yg ditetapkan dgn data yg ada pd kapal tsb sekarang ini, menjadi semakin besarnya tingkat kecurangan yg dilakukan, berarti semakin besarnya tingkat kerugian pemerintah. Dgn kata lain semakin besar uang yg hilang dan dikorup maka semakin besar pula tingkat tuntutan ganti ruginya.