
Editor: Sri Surya | Amurang
Penghargaan dari Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan menjadi bukti komitmen Alfamidi dalam mendukung upaya percepatan penurunan stunting melalui program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting).
Piagam penghargaan tersebut diserahkan dalam peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 yang digelar di Aula Waleta, Kantor Bupati Minahasa Selatan, Senin (29/6/2026).
Penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi aktif Alfamidi dalam mendukung program penanggulangan stunting di Kelurahan Pondang, Kecamatan Amurang Timur.
Penilaian dilakukan oleh Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Minahasa Selatan.
Melalui program tersebut, Alfamidi menyalurkan sebanyak 1.500 butir telur kepada 25 balita yang berisiko mengalami stunting.
Masing-masing anak menerima 60 butir telur setiap bulan, dan bantuan akan berlangsung selama enam bulan. Secara keseluruhan, Alfamidi akan menyalurkan sekitar 9.000 butir telur selama periode program.
Telur dipilih karena merupakan sumber protein hewani berkualitas tinggi yang kaya nutrisi, mudah diserap tubuh, serta menjadi salah satu bahan pangan yang efektif dalam mendukung tumbuh kembang anak dan mencegah stunting.
Bupati Minahasa Selatan Franky Donny Wongkar bersama Wakil Bupati Brigjen TNI (Purn.) Theodorus Kawatu menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang berkontribusi dalam program pencegahan stunting.
“Sekali lagi pencegahan stunting adalah tugas kita bersama,” ujar Franky Donny Wongkar.
Kepala Cabang Alfamidi Manado, Achmad Basuki, mengatakan perusahaan berkomitmen untuk terus mendukung program pemerintah dalam meningkatkan kualitas kesehatan dan gizi anak.
“Kami berupaya memberikan kontribusi yang terbaik untuk penanggulangan stunting. Secara total kami akan menyalurkan sekitar 9.000 butir telur selama enam bulan,” katanya.
Basuki menambahkan, komitmen Alfamidi tidak hanya dilakukan di Kabupaten Minahasa Selatan. Di Kabupaten Minahasa, perusahaan juga menjalankan program serupa di Desa Tateli Tiga dengan menyalurkan sebanyak 9.000 butir telur untuk mendukung pencegahan stunting.
Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah dan dunia usaha, diharapkan upaya percepatan penurunan angka stunting di Sulawesi Utara dapat berjalan lebih optimal sehingga mampu menciptakan generasi yang lebih sehat, kuat, dan berkualitas. (***)
