Kota Manado

Korban Sudah Melapor, Pelaku Penganiayaan di Malalayang Beach Walk Masih Misterius

Korban Sudah Melapor, Pelaku Penganiayaan di Malalayang Beach Walk Masih Misterius
Korban Sudah Melapor, Pelaku Penganiayaan di Malalayang Beach Walk Masih Misterius

Peliput: Jhonli Kaletuang I Manado

Kasus dugaan penganiayaan yang dialami seorang pemuda di kawasan Malalayang Beach Walk, Kota Manado, masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.

Masuk hari kedua sejak kejadian, identitas pelaku belum diketahui.

Korban, Eyvert Tumuahy (19), warga Kelurahan Singkil Dua, Kecamatan Singkil, Kota Manado, melaporkan peristiwa yang dialaminya ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Manado pada Rabu (1/7/2026) sekitar pukul 02.42 WITA.

Laporan tersebut teregister dengan Nomor: LP/B/1362/VII/2026/SPKT/POLRESTA MANADO/POLDA SULAWESI UTARA.

Berdasarkan keterangan korban, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 01.00 WITA di kawasan Malalayang Beach Walk, Kecamatan Malalayang, Kota Manado.

Saat itu, Eyvert mengaku sedang berada di lokasi bersama seorang temannya untuk foto-foto. Tiba-tiba, sekelompok pemuda yang menggunakan sepeda motor menghampiri mereka dan sempat melontarkan pertanyaan dengan nada menantang.

“Saat itu kami hanya sedang mengambil gambar di kawasan Malalayang Beach Walk. Tiba-tiba ada beberapa orang yang datang menggunakan sepeda motor dan bertanya dengan nada menantang,” ujar Eyvert.

Menurutnya, kelompok tersebut sempat meninggalkan lokasi, namun beberapa saat kemudian kembali mendatangi dirinya.

“Salah satu dari mereka datang lagi dan bertanya ‘kiapa’. Awalnya sempat dilerai oleh temannya, tetapi tiba-tiba ada yang langsung memukul saya tanpa alasan yang jelas,” katanya.

Akibat kejadian itu, korban mengalami pembengkakan pada mata kiri.

Eyvert mengaku tidak melakukan perlawanan dan tidak mengetahui alasan dirinya menjadi sasaran penganiayaan.

“Saya kaget karena tidak ada masalah sebelumnya dengan mereka. Tiba-tiba saya dipukul sampai mata saya bengkak,” ungkapnya.

Selain mengalami penganiayaan, korban juga mengaku kehilangan sejumlah barang miliknya. Ia menduga pelaku mengambil topi, rokok, serta uang tunai sebesar Rp5.000 yang berada di saku sepeda motornya sebelum meninggalkan lokasi.

“Setelah memukul saya, mereka mengambil topi, rokok dan uang yang ada di motor saya lalu pergi meninggalkan lokasi,” ujarnya.

Kasat Reskrim Polresta Manado, Kompol Elwin Kristanto, mengatakan pihaknya telah menerima laporan tersebut dan saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku.

“Sementara dalam proses lidik,” katanya singkat.

Hingga berita ini diturunkan, identitas maupun keberadaan pelaku penganiayaan masih belum diketahui.

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara