Penyidik memeriksa setiap ruangan, membuka lemari, memeriksa dokumen, hingga akhirnya memasang garis penyitaan di beberapa titik.
Menjelang dini hari, satu per satu barang bukti dimasukkan ke dalam kendaraan kejaksaan.
Dokumen dan peralatan dibawa ke Kantor Kejati Sulut, sementara uang tunai belasan miliar rupiah itu dititipkan di Bank Syariah Indonesia Manado untuk pengamanan.
Lebih dari Sekadar Angka
Temuan Rp18,8 miliar tentu memancing perhatian publik.
Namun di balik angka fantastis itu, penyidik kini berupaya menjawab pertanyaan yang lebih besar: dari mana uang tersebut berasal, ke mana mengalir, dan siapa saja yang menikmati hasil dugaan korupsi tambang emas itu.
Penyidikan masih bergulir. Dan seperti banyak kasus besar lainnya, pengungkapan satu brankas di tengah malam bisa menjadi pintu masuk untuk membongkar jaringan yang jauh lebih luas.
Di Manado, malam itu berakhir lewat pukul satu dini hari. Tetapi bagi penyidik Kejati Sulut, pekerjaan sesungguhnya tampaknya baru saja dimulai.
Deidy Wuisan
