
Amurang—Wow…katanya ikut Bimbingan Teknik (Bimtek) atas undangan beberapa departemen di luar daerah seperti Jakarta dan lain sebagainya. Bahkan, dugaan anggota DPRD Minahasa Selatan hanya mengakal-akalin menyebut Bimtek dan Bimtek kepada masyarakat. Tak heran, katanya setiap minggu harus keluar daerah dengan dibiayai melalui Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD).
‘’Ternyata ada dugaan, bahwa beberapa oknum anggota DPRD Minsel memiliki wanita idaman lain (WIL). Bahkan, sudah disewakan rumah atau tempat tinggal seperti di Jakarta dan kota lain di Indonesia,’’ ujar sumber yang dapat dipercaya, ketika menelpon wartawan media ini, tadi.
Menurut sumber, ini memalukan kepada rakyat Minsel. Dan, ini juga pertaruhan nama orang Minsel di Jakarta. Dan mengaku kalau semuanya benar. Yang namanya orang daerah dan telah sukses di luar daerah pula tahu siapa-siapa anggota DPRD Minsel yang doyan gituan. Bahkan, memiliki bukti-bukti kuat seperti foto dan rekaman.
‘’Banyak bukti oknum anggota DPRD Minsel tersebut. Hanya saja, selama ini kami menyimpan rapi. Tetapi, karena ternyata salah satu oknum anggota DPRD Minsel melakukan hal-hal yang kurang berkenan atas nama kami di Jakarta. Maka, kami siap beberkan oknum tersebut. Tunggu, ada waktunya kami beberkan siapa nama oknum tersebut,’’ tegasnya.
Lebih parah lagi, tambah sumber banyak hotel di Jakarta sudah blacklist sejumlah oknum anggota DPRD Minsel. Lantaran selalu membuat masalah, seperti mabuk-mabukan dan selalu resek.
‘’Nah, inikah tanggungjawab kepada warga Minsel yang sudah memilih mereka sebagai wakil rakyat. Ternyata banyak kasus di Jakarta, pun demikian banyak wanita sudah di ‘piara’ oleh oknum oknum. Terus terang, semuanya nyata. Dan kami tak mau memberikan data yang bukan-bukan,’’ tambah sumber yang ikut merasakan kekecewaan terhadap oknum anggota DPRD Minsel. (and)

Yth: Pimpinan Redaksi Beritamanado.com. Mohon dengan hormat untuk kiranya dapat memblokir berita-berita atas nama Bartje Assa di beberapa artikel dalam media ini. Orang ini tentu punya maksud mau merusak nama baik saya dengan mencatut nama saya sebagai nama komentator. Saya sama sekali tidak pernah mempergunakan nama asli dan sama sekali tidak akan pernah berkomentar ke media ini dengan nama asli. Oleh karenanya sekali lagi dimohon bapak editor/webmaster dapat mengabulkan permohonan saya. Demikian permohonan atas perhatian di sampaikan terima kasih. Salam hormat saya. Bartje Assa (Peter Karl Bart Assa)
Untuk saudara pencatut nama saya, bapak atau ibu. Saya tidak pernah tahu motif apa anda menggunakan nama panggil saya untuk memberi komentar dalam media online ini. Tetapi mohon anda mempergunakan hati nurani anda dalam berkomentar dan menggunakan etika yang baik. Janganlah anda mempergunakan nama orang tanpa persetujuan yang punya nama. Saya merasa anda melakukan ini hanya untuk merusak nama baik orang melalui media ini. Karena itu saya berharap anda dapat menghentikan tindakan tidak terpuji anda ini. Terima kasih atas perhatiannya. Salam hormat Bartje Assa.
Kalu mo tulis jelas berarti bukan didu..ga…..berarti fi..tnah tapi inisial kita tau KL dan TP kalu yg merasa gugat jo kita lia ngoni pe jago kong torang rame rame bongkar dorang pe kasus koropsi…..PAMI ajar padorang cuma ngoni tu brani kasus deswmbwr geit..dak..gerhan….polda jgn diam kamu so dapa suap
tulis nama jelas kwa bagus, supaya torang samua tahu
mo lia siapa yang berani Gugat berita ini……ayooo gugat kalau berani…..Minsel, n yg lain dang…kase lengkap kwa
Ada wktnya n’tuk sampaikan siapa2 oknum anggota dewan Minsel….! tunggu dan tunggu ok…
Sdngkan dp bupati hobby piara daun muda di jkt,so 1 paket kwa smua
Mar banyak bukti kwak…..dimanado jo dorang berani berbuat apalagi di jakarta…..sese ini dewan pantas selalu bintek
….apalagi tu dewan so langkoy….odo pasti banyak ja suka dewan kong langkoy orang suka suka. ..biar pang mabo kong langkoy tidak ada yg larang…..suara golkar suara rakyat mar rakyat tidak ada pilih dewan sese
Ado katu. ….bukan berita yg ndak bermutu dewan yg tidak bermutu. …habiskan uang rakyat
Kalo di media yang berbobot pasti ini gak akan dijadikan berita. Akan dijadikan berita kalo sudah jelas informasi dan pemberi informasinya.
Kalo ini sih namanya gosip, cuman biasa di kampung2 disebarkan oleh org2 yg gak punya kerjaan sambil cari kutu.
anggota dwn minsel ada 30, yg jelas katu tu laki2 nda setuju, pemberitaan ini secara umum krna nda ada nama, meresahkan ketua, wakil ketua dan anggota dwn yg bagus2! Ni wartawan online nda laku di media cetak di minsel jadi brani muat2 berita blm jelas(nd ad nma pelapor, nda ada nama terlapor, bawa nama DPRD MINSEL), menjelek2n nama orang, meresahkan masyarakat!
Jangan salahkan wartawan bro….tak mungkin juga wartawan mau bikin kalau tak ada sumber…..sumbernya juga dari Jakarta….sesuai kode etik, nama sumber harus dilindungi….kalau juga merasakan….jangan ngomong ……!!!
Berita nda bermutu, ngarang krn sudah nda ada berita!
Oh jadi itu dorang ja bintek..di jkt…binal tetek…..mar suara gollarkar suara rakyat ……tapi rakyat ndal suruh kamu bimbingan tetek……
Ini berita..? or Cigulu-cigulu. Kalau tdk jls sumbernya, jngn langsung diposting. Nintau sumber pe nama sapa? Anggota Dewan sapa? Pemred musti kase pembinaan dulu pa wartawan asal bunyi bagini. Ingat 5 W & 1 H, itu dasar jurnalistik..!
ngarang ni wartawan yg muat ini, sumber nda jelas so muat brita bagini.
Oh. ..caparuni tu dewan minsel mar dia pe bubati le jablay ndak heran dewan main jablay…..suara golkar suara rakyat……mar tu rakyat ndak jablay
So nda perlu mo heran…so biasa itu.
Astaga…..inikah wakil rakyat Minsel….katanya ikut bimtek dan bimtek segala. Bahkan, hitung-hitung hampir tiap minggu ke luar daerah. Ehh tahu-tahu mau nengok WIL-nya…..ohhhhhhhhhh….wakil rakyat……pantaskah itu???