Berita Utama

Jan Maringka Ketua Umum A3FI, Siap Kawal Hak Konstitusional Warga Masyarakat

Jan Maringka Ketua Umum A3FI, Siap Kawal Hak Konstitusional Warga Masyarakat

Jan Maringka bersama para pendiri A3FI

Penulis: Frangki Wullur | Jakarta

Asosiasi Advokat dan Akuntan Forensik Indonesia (A3FI) siap mengawal hak konstitusional warga masyarakat.

Hal itu disampaikan Jan Maringka usai dirinya dikukuhkan sebagai Ketua Umum A3FI periode 2026-2031 di Hermitage Hotel, Jakarta Pusat.

Menurut Jan Maringka, keberadaan A3FI ini akan turut menjadi bagian dari upaya untuk menjamin hak konstitusional masyarakat, termasuk dalam hal mengeluarkan pendapat dan pikiran, hak untuk memperoleh informasi, serta hak untuk berpartisipasi serta memiliki kedudukan sama dalam hukum dan pemerintahan.

“Kehadiran A3FI ini juga dimaksudkan untuk memperkuat predikat Indonesia sebagai negara hukum yang telah dinyatakan sejak awal kemerdekaan. Salah satu sasaran A3FI yaitu memberikan pendampingan agar warga mendapat perlakuan yang sama dimata hukum,” ungkap Jan Maringka.

Ditambahkannya, hak untuk mendapatkan perlindungan hukum secara adil, harusnya dijunjung setinggi di Indonesia sebagai negara hukum.

Iini harus terus diperjuangkan berdasarkan prinsip nondiskriminatif, partisipatif dan berlaku untuk semua warga tanpa terkecuali.

Dalam hal ini, peran Advokat dan Akuntan adalah salah satu unsur penting untuk menemukan kebenaran materiil dalam penegakan hukum serta transparansi.

“Kebenaran materiil adalah kebenaran yang sesungguhnya yang didasarkan pada fakta yang terjadi, bukan berdasarkan dokumen tertulis (kebenaran formil) yang diajukan oleh penuntut di ruang sidang.

Dalam siding kasus-kasus kejahatan keuangan, advokat dan akuntan bagai dua sisi mata uang.

Advokat fokus pada penegakan hukum, sedangkan akuntan menjalankan tugas untuk menghitung kerugian secara fair dan adil.

Itulah sebabnya Jan Maringka mengatakan para Advokat dan Akuntan senior berhimpun serta bersepakat mendirikan A3FI.

“Organisasi ini sebenarnya sudah terbentuk sejak Februari lalu,, dan hari ini kita semua sudah bersepakat menjadikan organisasi publik, yang akan merekrut anggota seluruh Indonesia serta membuka kantor di semua wilayah yang sudah ada anggotanya,” jelas Irwanto, akuntan senior yang diberi kepercayaan menjadi Sekretaris Jenderal A3FI.

Irwanto menjelaskan, asosiasi ini bukan pesaing dari organisasi advokat, tetapi ini sebagai organisasi yang lebih khusus dari kegiatan advokat umumnya.

“Jika lihat kebutuhan saat ini begitu banyak perhintungan kerugian keungan negara yang dapat mengganggu rasa keadilan, maka diibaratkan praktek dokter, ini dokter spesialis,” terangnya.

Adapun keanggotaan A3FI akan difasilitasi dengan program pelatihan khusus untuk forensik seperti Certified Forensic Legal Analyst (CFLA), Certified Hacking Forensic Investigator (CHFI) dan berbagai training khusus lainna.

Sejumlah Advokat dan Akuntan Senior yang ikut dalam pendirian asosiasi ini, antara lain Hamdan Zoelva (Ketua Mahkamah Konstitusi 2013–2015), Haryono Umar (Mantan Wakil Ketua KPK), Hariyanto (Ketua Yayasan Universitas Ibnu Chaldun), Hendry Jayadi (Dekan Fakultas Hukum UKI), Henoch Thomas (Ketua Bidang Hukum Ekonomi DPP Partai Gerindra), dan sejumlah Advokat Senior Indonesia terkemuka seperti Denny Kailimang, As’ad Yusuf Soengkar, Azet Hutabarat, Dodi Suhartono Abdulkadir, Jan Samuel Maringka, J. Kamal Farza, Sucahyono, Idham Putrajaya, dan sejumlah Akuntan Senior Terkemuda seperti Jamaluddin Iskak, Irwanto, Mohamad Masrun.

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara