Hukum dan Kriminalitas

Billy Desak Polda Sulut Periksa Pilot dan Pesawat di Bandara Sam Ratulangi

* Harus Pastikan Pilot dan Pramugari Bebas Narkoba

MANADO – Kampanye anti narkoba terus disuarakan Ketua DPD Gerakan Anti Narkoba (Grant)Sulut, Billy Johannis STh, dalam rilisnya ke beritamanado.com, Jumat (10/2). Terakhir, Billy, mendesak Direktorat Narkoba Polda Sulut, agar bergerak melakukan sidak, dan melakukan tes urine serta tes air liur terhadap para Pilot pesawat yang ada di Bandara Sam Ratulangi.

Billy, mengatakan, tes narkoba ini tujuannya agar kepolisian menunjukkan sikap pro aktif terhadap persoalan yang sedang santer, dan menjadi perhatian media nasional maupun lokal di Sulut, mengenai pilot-pilot yang menggunakan narkoba.

”Saat ini penerbangan saya dapat informasi sepi, termasuk di Bandara Sam Ratulangi. Hal ini kabarnya memicu terus turunnya harga tiket Manado-Jakarta antara Rp 650 ribu hingga Rp 750 ribu. Memang masih harus diteliti lagi apakah sepi karena memang kurang penumpang atau adanya ketakutan dengan pemberitaan tentang pilot yang sebagian besar pemakai narkoba, ”ujarnya.

Billy berpendapat, sidak, dan tes ini perlu dilakukan oleh Direktorat Narkoba sebagai tindakan preventif. ”Yang ditakuti bukan hanya soal pilot pemakai narkoba, melainkan jika pilot itu menjadi kurir dari bandar Narkoba, untuk menitipkan atau menjadi pemasok narkoba di Sulut, ”ujarnya lagi.

Apalagi kata Billy, jika benar apa yang diutarakan Farah Diba Panigoro, mantan Pramugari Lion bahwa 60 persen pilot, dan pramugari menggunakan Narkoba. ”Kalau ini benar maka kru, Pramugari dan pilot akan menjadi pangsa pasar baru bagi bandar Narkoba, Dan, para pilot ini dapat menjadi sahabat karib para bandar guna melancarkan peredaran gelap narkoba di seluruh penjuru tanah air. Kalau ini tidak secepatnya disikapi saya takut ini akan menjadi sindikat terselubung, dan paling rapi di Indonesia, ” ujar Billy menambahkan.

”Saya kira masyarakat Sulut sedang menunggu sikap pro aktif dari Polda Sulut, untuk memastikan penerbangan pesawat dari Sulut bebas narkoba, ”ujarnya.(del)

Satu tanggapan untuk “Billy Desak Polda Sulut Periksa Pilot dan Pesawat di Bandara Sam Ratulangi”

  1. Immediate take off dan rolling take off method biasanya kalau lalu lin
    tas pesawat udara sibuk dan permintaan ATC. Tidak kalau landasan ter
    batas, high cross wind, pesawat berbeban tinngi mutlak diperlukan static
    T/O yang terkadang turning/pull out pun sangat tergesa hal2 seperti ini
    cukup membuat penumpang was-was.

    Pilot mengkonsumsi narkoba ???? Apa lagi beberapa jam sebelum
    terbang !!! Ini bukan pelanggaran berat tetapi kriminil !!
    Jangan heran kalau penumpang kalau boleh akan mengurungkan pergi.

    Sebaiknya ditangani dengan sangat serius sebelum kecelakaan dan di
    endus oleh IATA, ICAO . Slm.

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara