Politik dan Pemerintahan

Dari Pesantren di Jombang ke Perkemahan GPdI di Minut, Wapres Gibran Gaungkan Persatuan di Tengah Keberagaman

Dari Pesantren di Jombang ke Perkemahan GPdI di Minut, Wapres Gibran Gaungkan Persatuan di Tengah Keberagaman
Foto bersama wapres didampingi Gubernur Sulut

Setelah membuka Perkemahan Santri PERMATA CAI ke-47 di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka melanjutkan agenda kerjanya ke Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara, dengan membuka Perkemahan Regional Pemuda dan Remaja Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Sulawesi Utara, Senin (29/6/2026).

Rangkaian kunjungan tersebut menjadi simbol komitmen pemerintah dalam merawat persatuan di tengah keberagaman.

Dari lingkungan pesantren hingga perkemahan pemuda gereja, Wapres membawa pesan yang sama, yakni pentingnya menjaga kerukunan, toleransi, dan persatuan bangsa.

Kehadiran Wapres disambut antusias puluhan ribu peserta yang memadati lokasi perkemahan.

Kegiatan ini juga sejalan dengan pelaksanaan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam memperkuat pembangunan sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, serta memperkokoh persatuan nasional melalui penguatan nilai-nilai kebangsaan.

Dalam sambutannya, Wapres menegaskan bahwa Indonesia sebagai bangsa yang majemuk harus terus menjaga persatuan dan menjadikan perbedaan sebagai kekuatan, bukan sumber perpecahan.

“Sebagai bangsa yang majemuk, sebagai bangsa yang berbineka, kita juga perlu benar-benar menjaga persatuan, perdamaian, dan nilai-nilai toleransi. Jangan jadikan perbedaan sebagai pemecah belah,” pesan Wapres.

Menurutnya, generasi muda memiliki peran strategis sebagai perekat persatuan sekaligus teladan dalam membangun kehidupan yang rukun, damai, dan saling menghormati.

Selain pembinaan rohani, Wapres juga mengapresiasi materi perkemahan yang dinilai relevan dengan kebutuhan generasi muda, mulai dari kesehatan mental, kepemimpinan, hingga wawasan pemerintahan.

“Saya lihat materi-materinya selain pembekalan rohani, ada juga tentang mental health, leadership, bahkan tentang pemerintahan. Ini bagus sekali karena anak muda harus diberikan bekal berbagai jenis wawasan dan diperkuat pendidikan karakternya,” ujarnya.

Wapres berharap bekal tersebut mampu melahirkan generasi yang tidak hanya kuat secara spiritual, tetapi juga memiliki jiwa kepemimpinan, kepedulian sosial, dan kesiapan menghadapi tantangan masa depan.

Dalam dialog bersama peserta, Wapres juga mendengar langsung antusiasme generasi muda dari berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara.

Dhani Abraham, peserta asal GPdI Kota Gorontalo, mengaku mengikuti perkemahan atas kemauan sendiri.”Puji Tuhan, kemauan sendiri karena ini baru pertama kali saya mengikuti perkemahan ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Charlotte The Darmawan, peserta dari Sekolah Indonesia Bangkok, Thailand, mengatakan keikutsertaannya didorong keinginan untuk mempererat hubungan dengan Tuhan sekaligus memperluas pertemanan.

“Saya merasa sangat bersemangat untuk ikut kegiatan ini karena dengan mengikuti kegiatan ini saya dapat mempererat hubungan saya dengan Tuhan dan dapat meluaskan relasi kepada teman-teman semua yang ada di sini. Ada sekitar 27 ribu orang, sangat banyak,” katanya.

Menutup sambutannya, Wapres menyampaikan apresiasi kepada GPdI atas kontribusinya dalam membina generasi muda sekaligus menjaga persatuan dan kerukunan bangsa melalui berbagai kegiatan positif.

“Saya ingin menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada GPdI atas peran aktifnya selama ini dalam menjaga perdamaian, persatuan bangsa, serta turut mendorong pembangunan generasi muda,” pungkasnya.

Turut mendampingi Wapres dalam kegiatan tersebut Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus, Bupati Minahasa Utara Joune J.E. Ganda, serta Plt. Sekretaris Wakil Presiden Al Muktabar.

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara