
Editor: Sri Surya
Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Sulawesi Maluku BPJS Ketenagakerjaan, Mintje Wattu, melakukan audiensi bersama Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE, guna memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam mendukung pencapaian Universal Coverage Jamsostek (UCJ) Tahun 2026 di Provinsi Sulawesi Utara.
Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Sulawesi Utara menyambut baik kehadiran jajaran BPJS Ketenagakerjaan dan menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara untuk terus memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja rentan, khususnya masyarakat kategori desil 1 hingga 5.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara juga menaruh perhatian serius terhadap ketepatan sasaran program perlindungan pekerja melalui verifikasi data penerima bantuan secara rutin.
Langkah ini dilakukan agar perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan dapat menjangkau masyarakat rentan miskin, terutama pekerja sektor informal yang pembiayaannya bersumber dari anggaran pemerintah daerah.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui upaya perlindungan menyeluruh bagi para pekerja di berbagai sektor, mulai dari Penerima Upah (PU), pekerja informal atau Bukan Penerima Upah (BPU), sektor jasa konstruksi, hingga Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Pada kesempatan itu, Gubernur Sulawesi Utara juga mendorong optimalisasi perlindungan bagi pekerja di sektor koperasi, termasuk Koperasi Pekerja Tambang Rakyat yang mencakup sekitar 600 koperasi dengan sedikitnya 15 pengurus di setiap koperasi.
Upaya tersebut diperkuat melalui inovasi daerah bertajuk “PETARUNG” atau Perlindungan Pekerja Tambang Rakyat Unggul sebagai bentuk komitmen nyata dalam memperluas cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja tambang rakyat di Sulawesi Utara.
Selain itu, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara juga menghadirkan inovasi perlindungan bagi 2.500 atlet dan pekerja seni budaya pada tahun 2026.
Program ini menjadi bentuk perhatian pemerintah terhadap pekerja di sektor olahraga dan seni budaya agar memperoleh perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan secara berkelanjutan.
Sinergi dan komitmen bersama antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dan BPJS Ketenagakerjaan diharapkan dapat mempercepat terwujudnya ekosistem perlindungan pekerja yang inklusif dan menyeluruh di Sulawesi Utara.
Turut mendampingi Gubernur Sulawesi Utara dalam audiensi tersebut, Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Utara Tahlis Gallang, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Sulut Clay J. Dondokambey, serta Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sulut Dr. Noldy Salindeho.
Sementara dari BPJS Ketenagakerjaan hadir mendampingi Kepala Kantor Wilayah Sulawesi Maluku, yakni Wakil Kepala Wilayah Bidang Kepesertaan Rina Umar dan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Manado dr. Maulana Anshari Siregar beserta jajaran. (***)
