
Manado – Kabar mengejutkan datang dari Panitia Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) Komunitas Musik Manado (Komudo) Manado, dimana pada rapat panitia yang digelar pada Kamis (30/3/2017) di Rumah Kopi Haus Tikala, Ketua Panitia Musdalub Sofyan Jimmy Yosadi SH menyatakan pengunduran dirinya.
“Saya sebagai ketua panitia Musdalub yang dipilih teman-teman Komudo pada tanggal 21 Februari 2017 lalu, menyatakan mengundurkan diri dari jabatan saya dan juga dari kepengurusan Komudo karena berbagai masalah yang sudah tidak bisa saya toleransi lagi,” ujar Sofyan Yosadi.
Lanjutnya, ancaman yang ditujukan kepadanya lewat media komunikasi WA membuatnya tak tahan lagi untuk membeberkan alasan mengapa dirinya memutuskan untuk berhenti berjuang bersama Komudo, ditunjang juga oleh berbagai bukti di lapangan terkait kecurangan yang terjadi.
“Saya merasa dibodohi. Dibelakang saya, mereka membuat suatu gerakan yang akhirnya mengeluarkan Akte Notaris berbadan hukum kemudian di foto dan dibagikan ke group WA panitia, sedangkan sejak lama saya telah memegang AD & ART yang diserahkan pengurus lama, dan isinya sangat berlainan dengan isi Akta yang menyebutkan tidak adanya satu klausulpun menyebutkan Musda atau Musdalub melainkan Kongres. Menurut akta otentik kepengurusan komudo masa bakti 2010-2014 telah berakhir dan kadaluarsa apalagi kepengurusan itu tidak pernah ada pertanggungjawaban,” tambahnya.
Diakhir perbincangan, Sofyan pun berharap pertemanan yang telah tercipta selama kurang lebih 10 tahun ini kiranya dapat terus dipertahankan meski persaingan bisnis dan lain sebagainya tetap berjalan. (***/srisurya)
