
Penulis: JenlyWenur | Manado
Pendatang baru Nicolaus Tangapo berhasil memenangkan Pemilihan Hukum Tua (Pilhut) Desa Pineleng Dua yang berlangsung dinamis pada Rabu (17/6/2026).
Calon nomor urut 2 ini sukses menumbangkan tiga rivalnya, termasuk sang petahana, Hengky Tangapo.
Berdasarkan data hasil penghitungan suara, Nicolaus mendominasi dengan raihan 700 suara dari total 1.325 pengguna hak pilih.
Sementara itu, petahana Hengky Tangapo (nomor urut 1) memperoleh 378 suara, disusul Ody Koropit (nomor urut 4) dengan 231 suara, dan Agustinus Sinaulan (nomor urut 3) yang mengantongi 7 suara.
Adapun suara rusak tercatat sebanyak 9 suara dari total Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 1.652.
Momen menarik sempat mewarnai jalannya penghitungan suara.
Menyadari perolehan suara lawannya sudah tidak terkejar, petahana Hengky Tangapo dengan sportif langsung menyalami Nicolaus Tangapo.
Aksi simpatik ini spontan memicu keriuhan dari para pendukung kedua belah pihak, hingga membuat proses penghitungan sempat terhenti sejenak.
Panitia pun bergerak cepat mengimbau warga untuk menjaga ketertiban agar penghitungan bisa dituntaskan.
Usai dipastikan menang, Nicolaus Tangapo menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh masyarakat Desa Pineleng Dua.
Ia menegaskan bahwa hasil ini merupakan kemenangan bersama, bukan kemenangan pribadi atau golongan.
“Mulai hari ini tidak ada lagi perbedaan pilihan, yang ada hanya satu tujuan yang sama, yakni membangun Desa Pineleng Dua yang maju, sejahtera, dan bermanfaat. Saya berkomitmen menjadi pemimpin bagi seluruh masyarakat tanpa membeda-bedakan. Torang samua Basudara,” ujar Nicolaus.

Senada dengan hal itu, Ketua Tim Pemenangan Nico Lumi menyebut kemenangan ini sebagai bukti kecintaan masyarakat kepada Nicolaus.
Di sisi lain, Ketua BPD Pineleng Dua, Antonius Lumi, secara emosional mengaitkan kemenangan ini dengan pepatah Vox Populi Vox Dei (Suara Rakyat adalah Suara Tuhan).
“Namun, sangat diharapkan agar kita semua tidak hanya mendukung pada proses pemilihan sampai terpilihnya saja, tetapi terlebih lagi dalam pelaksanaan tugas pembangunan dan kemasyarakatan ke depan,” pesan Antonius.
Di balik kesuksesan Nicolaus, ada fakta menarik terkait solidnya dukungan dari masyarakat, khususnya kaum ibu.
Perwakilan tim pemenangan, Donald Taliwongso, membeberkan bahwa peran “The Power of Emak-emak” menjadi salah satu kunci pergerakan politik Nicolaus, mulai dari masa pendaftaran, kerja bakti, hingga pengawalan ketat perhitungan suara di TPS.
