BeritaManado.com – Berita Terkini dari Manado

Tentang Politisi Muda untuk DPR-RI, TAUFIK TUMBELAKA: Jawaban Tantangan Zaman

March 14
10:48 2018
A

Adrian Jopie Paruntu (AJP), salah-satu politisi muda digadang-gadang ke senayan

 

Manado, BeritaManado.com – Munculnya sejumlah nama dari orang muda dalam kancah politik praktis di Indonesia nampaknya sudah sulit dibendung.

Menurut Taufik Manuel Tumbelaka dari Lembaga Kajian Sosial dan Politik TUMBELAKA Academic Centre, stigma yang melekat pada orang muda dengan anggapan belum matang nampaknya telah terkubur karena munculnya ketidak-puasan masyarakat terhadap para politisi mapan yang dianggap telah habis masa.

“Orang-orang muda seakan menjadi jawaban dari kehausan akan harapan, akan kemajuan bangsa. Orang muda seakan menjadi jawaban dari tantangan zaman,” jelas Taufik Tumbelaka.

Di tengah harapan besar dari masyarakat Indonesia terhadap potensi orang-orang muda nampaknya Sulawesi Utara (Sulut) terkesan lamban dalam mengantisipasi munculnya barisan orang muda dari berbagai pelosok Indonesia guna merebut pentas nasional.

“Kelambanan ini berpotensi kedepannya Sulut akan tertinggal dalam hal kaderisasi politisi di tingkat nasional. Untuk itu perlu langkah berani dari para elit politik di Sulut mengangkat sejumlah orang muda potensial untuk mentas di kancah nasional,” tandas Taufik TUmbelaka.

Guna mewujudkan hal ini maka diperlukan sejumlah persiapan dan penggodokan “Kawah Candradimuka” terhadap sejumlah talenta muda dalam rangka mempersiapkan para ksatria muda Sulut dibidang politik agar pada saat muncul di level nasional dapat berjuang dengan baik dengan tetap mengedepankan kepentingan nasional juga kepentingan Sulut dalam harmoni pembangunan.

Munculnya wacana sejumlah nama politisi muda seperti Rocky Wowor (PDIP), Rasky Mokodompit (Partai Golkar), Simon Mantiri (Gerindra) dan Adrian Jopie Paruntu (Partai Golkar) untuk maju sebagai kandidat anggota DPR-RI periode berikut menjadi menarik karena para politisi junior ini dapat dikatakan adalah sosok masa depan politisi Sulut di level nasional.

Tentunya partai politik harus memberi “vitamin” ilmu dan pengetahuan bagi para politisi muda ini sebelum diterjunkan ke kancah Nasional.

“Pertanyaannya, apakah para ketua partai politik di Sulut berani “mengawinkan” politisi senior dan junior sebagai kombinasi pilihan kepada rakyat Sulut?” pungkas Tumbelaka.

(JerryPalohoon)

 

 

 

 

 

 

Ads




0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment

sixteen + twelve =