
Manado, BeritaManado.com — Dalam Forus Group Diskusi dengan tema Peran Dunia Usaha Dalam Menunjang Program
Operasi Daerah Selesaikan Kemiskinan yang dilaksanakan oleh KADIN (Kamar Dagang dan Industri) SULUT dan Komunitas Justitia Societas (JS) di ruang CJ Rantung Kantor Gubernur Sulut, Jumat (26/1/2018), Gubernur Olly Dondokambey mengungkapkan, beras impor tidak laku di Sulut.
Menurutnya, hal tersebut dikarenakan stok beras di Sulut terbilang aman dan memiliki rasa enak yang cocok dengan selera masyarakat Sulut dibanding dengan beras impor.
“Syukur Sulut tidak terpengaruh dengan kondisi sekarang untuk beras. Saya tanya ke pedagang soal beras impor, mereka bilang tidak usah karena tidak laku, rasa beras kita lebih enak dan stok kita masih aman,” ujar Olly Dondokambey.
Sejumlah faktor penentu, ungkap Olly, diantaranya program cetak sawah yang terbilang sukses berkat kerjasama yang baik dengan pihak TNI.
?”Program cetak sawah kita berjalan dengan baik, pihak TNI sangat berperan penting disini. Program itu pun tetap kita laksanakan, karena lalu di Sangihe dari 750 hektar yang diminta Bupati, yang tercetak hanya di kisaran 100-an hektar. Sisanya itu akan kita laksanakan di Bolaang Mongondouw hingga stok kita di Sulut benar-benar aman,” tambahnya.
(srisurya)
